Kamus Nasihat Para Ulama

Kamus Nasihat Para Ulama

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 39.500,00
Rp 31.600
You save: IDR 7.900,00! (20.00%)

Product Description

Kamus Nasihat Para Ulama

Kamus Nasihat Para Ulama-Jika Anda mencari referensi seputar kalimat motivasi terindah seputar akidah, akhlak, ibadah, dan muamalah, maka buku inilah yang tepat untuk Anda miliki segera. Apa saja isinya? Mari kita melongok sejenak …

Nasihat Para Ulama Seputar Akhlak Terpuji

Hakikat Takwa

al-Hasan berkata, “Orang yang bertakwa adalah mereka yang menjaga diri dari apa yang Allah haramkan atas mereka, dan melaksanakan kewajiban-kewajiban Allah atas mereka.”

Ali bin Abi Thalib berkata, “Takwa adalah takut kepada Allah, beramal sesuai al-Qur’an, menerima yang sedikit, dan bersiap-siap untuk menghadapi hari Akhir.”

Thaliq bin Hubaib berkata, “Bertakwa itu ialah melakukan ketaatan kepada Allah dengan cahaya-Nya karena mengharap pahala-Nya dan meninggalkan kemaksiatan kepada Allah dengan cahaya dari-Nya karena takut adzab-Nya.”

Musa bin A’yun berkata, “Orang yang bertakwa adalah orang-orang yang membersihkan diri mereka dari sesuatu yang halal, takut terjerumus kepada hal-hal yang haram, maka Allah menamakan mereka al-Muttaqun.”

Menyibukkan Diri Dengan Kebaikan

Umar bin Khaththab berkata, “Sesungguhnya saya benci kepada orang yang berjalan sia-sia yaitu tidak karena urusan dunia dan tidak pula akhirat.”

Ibnu Mas’ud berkata, “Sungguh, saya benar-benar membenci  orang yang menganggur, tidak beramal untuk dunia dan tidak pula untuk akhirat.”

Menjaga Diri Dari Kelalaian

Ibnul Atsir, “Sesungguhnya meninggalkan penurut hawa nafsu dan ahli bid’ah terus berlangsung seiring perjalanan masa selama mereka tidak menampakkan taubat dan kembali kepada yang haq.”

Ibnu Umar berkata, “Saya tidak mengetahui satu perkara di dalam Islam ini yang menurutku lebih utama daripada selamatnya hatiku dari hawa nafsu yang suka menyeleweng ini.”

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, “Bukan suatu aib bagi seseorang untuk menampakkan madzhab salaf, menisbatkan diri dan bersandar kepadanya bahkan wajib menerimanya dengan kesepakatan para ulama karena sesungguhnya madzhab salafus shalih itu tidak lain hanyalah kebenaran.”

Nilai Waktu

Ibnul Qayyim berkata, “Demi Allah, hari demi hari berjalan hanya untuk tidur, maka bangunlah, agar kalian semua mendapatkan kesuksesan.”

Yahya bin Hubairah berkata, “Waktu akan semakin berharga bila engkau jaga dengan sebaik-baiknya, aku melihat waktu itu sesuatu yang sering disia-siakan.”

Hasan al-Bashri berkata, “Wahai anak keturunan Adam, sesungguhnya kamu terdiri dari hari-hari, jika telah berlalu satu harimu maka berlalu pula sebagian darimu.”

Hakikat Ikhlas

Fudhail bin Iyadh berkata, “Meninggalkan seuatu amal karena orang lain adalah riya’,. Dan beramal karena orang lain adalah syirik. Adapun ikhlas adalah ketika Allah menyelamatkanmu dari keduanya.”

al-Hasan berkata, “Semoga Allah merahmati hamba yang senantiasa mengoreksi keinginannya. Jika itu karena Allah maka ia lakukan dan jika tidak karena-Nya maka ia tinggalkan.”

Buku cetak edisi softcover, tebal buku 248 halaman, ukuran buku 14 x 20,5 cm, dan dengan berat 275 gram.
Penulis: Muhammad Al-Fatih
Penerbit: Zam-Zam Air Mata Ilmu