Buku The Golden Story of Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu (Maghfirah Pustaka)

Buku The Golden Story of Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu (Maghfirah Pustaka)

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 195.000,00
Rp 156.000
You save: IDR 39.000,00! (20.00%)

Product Description

Buku The Golden Story of Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu, Dr. Ahmad Hatta, M.A, dkk, Maghfirah Pustaka

Di masa Umar bin Khaththab dua negara adidaya waktu itu dengan izin Allah dapat ditaklukkan yakni Persia dan Romawi. Selain itu, wilayah kekuasaannya membentang mulai dari Persia, Syam, sebelah timur Cina, laut Khazwin di utara, Sudan dan Yaman di sebelah selatan. Beliau mampu menaklukkan Persia dan Romawi melalui orang-orang Arab Badui yang terbelakang dan tak berperadaban. Umar juga mampu menyatukan suku dan etnis yang ada di Arab sehingga tak terjadi konflik. Perang saudara tak ada lagi …

Buah Karya Umar Selama Menjadi Khalifah

Di antaranya: wilayah negara Islam semakin meluas di masa pemerintahannya; memperkenalkan sistem departemen untuk pertama kalinya; menjadikan peristiwa hijrah sebagai permulaan penanggalan Islam; menciptakan sistem ekonomi, sistem pertanian, dan pos dengan cara yang inovatif dan kreatif; membagi wilayah pemerintahan Islam ke berbagai provinsi serta mengangkat gubernur-gubernurnya.

Serba Awal Kali

Menurut Jalaludin as-Suyuthi dalam Tarikhul Khulafa’, Umar mempunyai prestasi-prestasi yang mengagumkan, di antaranya: Beliau adalah orang yang pertama kali memberi hukuman kepada orang yang menghujat; beliau lah yang pertama kali menegaskan pelarangan kawin mut’ah; beliau lah yang pertama kali membangun kantor-kantor administrasi; beliau lah yang pertama kali membuka kota-kota besar; beliau lah yang pertama kali membawa bahan makanan dari Mesir lewat laut Lylah ke Madinah; beliau lah yang pertama kali mewakafkan sedekah-sedekahnya …

Masih ada lagi? Masih banyak …. beliau lah yang pertama kali mengambil zakat binatang kuda; beliau lah yang pertama kali megucapkan, “Semoga Allah memanjangkan umurmu,” ungkapan yang beliau katakan kepada Ali bin Abi Thalib; beliau lah yang pertama kali menggunakan cemeti untuk hukuman cambuk; beliau lah yang pertama kali membuat gudang makanan untuk menyimpan tepung gandum, kurma, anggur kering, dan bahan-bahan makanan lainnya; dan beliaulah yang pertama kali menempatkan maqam Ibrahim pada posisinya yang menempel pada Ka’bah.

Dengan membaca buku ini, kami berharap pembaca seolah-olah hadir saat Umar bin Khathtab hidup. Pembaca seakan-akan merasakan perjuangannya. Merasakan saat kali pertama Umar mendapatkan hidayah dengan mendengarkan lantunan surat Thaha. Merasakan perjuangan beliau dalam perang Badar; perang Uhud; dan peperangan-peperangan lainnya. Merasakan kesedihan beliau ketika mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat. Merasakan detik-detik Umar diangkat menjadi khalifah. Merasakan beratnya perjuangan beliau saat memegang amanah sebagai khalifah, dan lain sebagainya.