Buku Terjemah Ighatsatul Lahfan

Buku Terjemah Ighatsatul Lahfan

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 160.000,00
Rp 128.000
You save: IDR 32.000,00! (20.00%)

Product Description

Buku Terjemah Ighatsatul Lahfan

Buku Terjemah Ighatsatul Lahfan-Allah tidak menciptakan manusia dengan percuma, melainkan membebani mereka kewajiban, perintah dan larangan. Dia mewajibkan mereka untuk memahami secara global maupun terperinci, petunjuk yang telah dijelaskan-Nya kepada mereka. Dia membagi mereka menjadi dua golongan, yaitu golongan yang celaka dan golongan yang bahagia, masing-masing telah disediakan tempat sendiri-sendiri. Allah telah memberi mereka sarana-sarana untuk berilmu dan beramal berupa hati, pendengaran, penglihatan dan anggota badan, sebagai nikmat dan karunia.

Barangsiapa menggunakan sarana-sarana itu untuk memperturutkan hawa nafsu, tanpa mengindahkan hak Khaliknya, niscaya akan menyesal dan merasakan kesedihan yang berkepanjangan ketika diminta pertanggungjawabannya. Sungguh, perhitungan mengenai semua anggota badan tersebut pasti terjadi, tidak mungkin untuk dihindari. Karena Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,

إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَٰئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا

“Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.” (Surat al-Isra: 36)

Karena di antara seluruh anggota  badan, hati berkedudukan seperti raja yang mengatur pasukan dengan kewenangan mutlak, mengeluarkan instruksi dan menggunakan dengan sekehendaknya, maka seluruh anggota badan tunduk kepada kekuasaannya. Dia yang menentukan apakah seluruh anggota badan istiqamah atau menyimpang. Dia yang menjadi panutan seluruh anggota, yang menguatkan tekad atau memudarkannya. Dari an-Nu’man bin Basyir radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ . أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ

“Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati (jantung)” (HR. Bukhari, no. 52 dan Muslim, no. 1599).

Jadi, hati adalah raja bagi semua anggota badan. Seluruh anggota badan akan melaksanakan perintahnya dan menerima pemberiannya. Tidak ada satu perbuatan yang bisa terlaksana dengan benar, kecuali bila terbit dari kehendak dan niat hati. Hati yang bertanggung jawab terhadap seluruh anggota badan, karena “Setiap pemimpin bertanggung jawab terhadap apa yang dipimpinnya.” Karena itu memperbaiki dan meluruskan hati merupakan perhatian utama orang-orang yang menempuh jalan menuju ridha Allah. Memperhatikan berbagai penyakit hati berikut pengobatannya termasuk tindakan paling penting yang dilakukan oleh para ahli ibadah.

Buku cetak edisi hardcover, tebal buku 770 halaman, ukuran buku 20 x 26,5 cm, dan dengan berat 1566 gram.
Penulis: Ibnu Qayyim Al-Jauziyah
Penerbit: Al-Qowam