Buku Talbis Iblis

Buku Talbis Iblis

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 132.000,00
Rp 105.000
You save: IDR 27.000,00! (20.45%)

Product Description

Buku Talbis Iblis

Awal letupan pertempuran ini dimulai sejak Allah menciptakan Nabi Adam ‘alaihissallam, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

فَوَسْوَسَ إِلَيْهِ الشَّيْطَانُ قَالَ يَا آدَمُ هَلْ أَدُلُّكَ عَلَىٰ شَجَرَةِ الْخُلْدِ وَمُلْكٍ لَا يَبْلَىٰ

“Kemudian Setan membisikkan pikiran jahat kepadanya, dengan berkata: “Hai Adam, maukah saya tunjukkan kepada kamu pohon Khuldi dan kerajaan yang tidak akan binasa?” (Surat Thaha: 120)

Sejak hari itu kemenangan silih berganti; kadang di pihak setan dan para pengikutnya, dan kadang berpihak kepada para kekasih Allah dan hamba-hamba-Nya. Para ulama tergugah untuk menuliskan sejarah pertempuran berkepanjangan ini. Mereka mengarang kitab demi kitab dalam rangka mengingatkan kaum muslimin agar tidak terperosok ke dalam lubang-lubang jebakan Iblis. Maka Ibnu Abid Dunya (w. 281 H) menyusun Makayid asy-Syaithan (Tipu Daya Setan), Syaikh Abu Hamid al-Ghazali (w. 505 H) menyusun Talbis Iblis, lalu kitab ini Talbis Iblis yang disusun oleh Ibnul Jauzi, dan kemudian ada Imam Ibnul Qayyim (w. 751 H)  menyusun Ighatsah al-Lahafan Min Mashayid asy-Syaithan (menolong Orang yang Tenggelam dari Lubang Jebakan Setan), dan masih banyak lagi yang lainnya.

Mengenal Kitab Ini

Sistematika yang disajikan penulis dalam kitab Talbis Iblis adalah mengangkat beberapa masalah yang menjadi polemik antar ulama madzhab, sekte, jalan berpikir pakar hadits, para pakar bahasa, ahli gramatika Arab, pakar ilmu qira’ah, dan lainnya dengan menjelaskan syubhat-syubhat yang menjadi kendaraan Iblis dalam menjerumuskan mereka. Kemudian beliau mengulanginya kembali dengan pendalaman pembahasan, penyeleksian, dan penilaian kritis. Setelah itu menjelaskan pendapat yang shahih dan membongkar syubhat yang mengganjal para ulama dengan bertendensi pada dalil-dalil yang shahih dan rasionalitas yang tinggi, sekaligus memberikan contoh-contoh konkret yang dapat diterima nalar.

Kitab ini berisikan 13 bab. Bab yang paling panjang adalah bab ke-5 tentang tipu muslihat Iblis dalam bidang akidah dan ajaran agama. Dan juga bab ke-10 tentang tipu muslihat Iblis kepada para ahli tasawuf. Dalam bab ini pengarang mengulas sangat panjang sekali hingga mencapai 200 halaman lebih, hampir mendekati separuh dari kitab ini. Namun inilah bab yang paling penting dan yang paling baik. ……

Hikmah Di utusnya Para Rasul

Ingat, para Nabi diutus dengan membawa penjelasan wahyu yang paripurna. Mereka mengobati penyakit dengan obatnya dan komitmen pada suatu metode yang tidak akan berubah. Namun setan mengimbangi usaha-usaha positif mereka dengan nila dan noda; Setan mencampuradukkan penjelasan wahyu dengan syubhat, menyusupkan racun ke dalam obat dan membuat jalan lapang yang menyesatkan. Setan tak henti-hentinya mengoboh-obok akal fikiran manusia sampai ia berhasil memecah belah orang-orang jahiliyah ke dalam sekte-sekte sesat dan bid’ah-bid’ah, sehingga mereka menyembah berhala di Baitullah, mengharamkan sa’ibah, bahirah, washilah, dan ham*, membudayakan mengubur hidup-hidup setiap bayi perempuan, menghalangi perempuan-perempuan mendapat hak warisan, dan kesesatan-kesesatan lainnya yang berhasil didesain oleh Iblis. Lalu Allah mengutus Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk menghancurkan segala keburukan syirik dan menganjurkan kebaikan berupa tauhid. …….

*terdapat keterangan dalam catatan kaki

Penulis: Ibnul Jauzi, Penerbit Darus Sunnah, Ta’liq Dan Tahqiq: Ali Hasan Al-Halabi

Ukuran: 16 cm x 24 cm, Tebal: 412 halaman, Berat:  1 kg, Hard Cover