Buku Suamiku, Surgaku

Buku Suamiku, Surgaku

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 13.000,00
Rp 11.000
You save: IDR 2.000,00! (15.38%)

Product Description

Buku Suamiku, Surgaku

Motivasi menarik bagi para istri ini berangkat dari sebuah hadits yang diriwayatkan dari Hushain bin Mihshan radhiyallahu ‘anhu, bahwa bibinya mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan bertanya kepadanya, “Apakah engkau bersuami?” Bibinya menjawab, “Ya”, Nabi bertanya lagi, “Bagaimana sikapmu terhadapnya?” Ia menjawab, “Aku tidak pernah melalaikan perintahnya, kecuali jika aku tidak sanggup melakukannya.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tergantung sikapmu kepadanya, maka ia dapat menjadi Surga atau menjadi Neraka bagimu.” (HR. an-Nasa’i)

Apakah Anda tidak tertarik?

Kriteria Istri Idaman

Lalu apa saja kriteria istri idaman para suami, yang pantas merindukan Surga dari suaminya? Aisyah radhiyallahu ‘anha ditanya tentang istri yang utama, maka ia menjawab, “Istri yang tidak dikenal sebagai orang yang tercela perkataannya, dan tidak pernah menyulut makar para lelaki. Hatinya tidak memiliki keinginan, kecuali untuk berhias hanya di hadapan suaminya. Tidak berkeinginan apapun kecuali untuk menjaga keluarganya.”

Syaikh Abu Malik Kamal dalam Fiqhus Sunnah lin Nisaa’ menyebutkan beberapa kriteria tersebut:

  • Taat beragama, berdasarkan firman Allah Azza wa Jalla,

وَلَأَمَةٌ مُؤْمِنَةٌ خَيْرٌ مِنْ مُشْرِكَةٍ وَلَوْ أَعْجَبَتْكُمْ

“Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu.” (Surat al-Baqarah: 221

  • Adapun wanita yang taat beragama, cantik, memiliki keturunan yang baik dan kaya, maka hal itu lebih utama.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:

تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ لأَرْبَعٍ: لِمَـالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَلِجَمَالِهَا وَلِدِيْنِهَا، فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّيْنِ تَرِبَتْ يَدَاكَ.

“Wanita dinikahi karena empat perkara; karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya; maka pilihlah wanita yang taat beragama, niscaya engkau beruntung.” (HR. Bukhari)

  • Penuh Kasih sayang

عن مَعْقِل بن يَسَارٍ رضي الله عنه قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه و سلم فَقَالَ "إِنِّي أَصَبْتُ امرأةً ذَاتَ حَسَبٍ وَجَمَالٍ وَإِنَّهَا لاَ تَلِدُ أَفَأَتَزَوَّجُهَا؟"، قَالَ: "لاَ". ثُمَّ أَتَاهُ الثَّانِيَةَ فَنَهَاهُ، ثُمَّ أَتَاهُ الثَّالِثَةَ فَقَالَ: "تََزَوَجُوْا الوَدُوْدَ الْوَلُوْدَ فإني مُكَاثِرٌ بِكُمُ الأُمَمَ

Dari Ma’qil bin Yasar radhiyallahu ‘anhu berkata, “Datang seorang pria kepada Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam dan berkata, “Aku menemukan seorang wanita yang cantik dan memiliki martabat tinggi namun ia mandul apakah aku menikahinya?”, Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam menjawab, “Jangan !”, kemudian pria itu datang menemui Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam kedua kalinya dan Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam tetap melarangnya, kemudian ia menemui Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam yang ketiga kalinya maka Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam berkata, “Nikahilah wanita yang sangat penyayang dan yang mudah beranak banyak(subur) karena aku akan berbangga dengan kalian dihadapan umat-umat yang lain.” (HR. Abu Dawud)

Penerbit: Pustaka Ibnu Umar, Penulis: Abu Muhammad Ibnu Shalih bin Hasbullah

Ukuran: 10 cm x 15 cm, Tebal: 64 halaman, Berat: 0,1 kg, Soft Cover