Buku Shahih Asbabun Nuzul

Buku Shahih Asbabun Nuzul

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 115.000,00
Rp 92.000
You save: IDR 23.000,00! (20.00%)

Product Description

Buku Shahih Asbabun Nuzul

Sesungguhnya salah satu kitab atau buku yang mana penulis diberi kemudahan oleh Allah untuk menyusunnya ialah kitab yang berjudul ash-Shahih al-Musnad min Asbab an-Nuzul (yang kami terjemahkan untuk Anda ini). Penulis merasa sangat bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah memberikan manfaat pada kitab ini dan menjadi rujukan dalam bab ini. Betapa kitab ini sering penulis jadikan bahan rujukan ketika sedang melakukan penelitian, penulisan, dan kajian. Ketika menulis misalnya, penulis menyebutkan beberapa hadits yang mengacu pada hadits dalam bab ini, tanpa sanad. Pada cetakan terbaru ini penulis kemukakan sanad-sanad yang penulis anggap mudah. Dan di sana terdapat hadits-hadits yang terkadang harus penulis kemukakan hadits lain yang memperkuatnya. Oleh karena itulah, penulis bermaksud mengemukakan hadits secara lengkap.

Mengemukakan hadits secara lengkap mengandung banyak manfaat. Sementara para ulama kita cenderung tidak mau menerima hadits tanpa sekalian dengan sanadnya.

Al-Hafidz al-Ala’i rahimahullah dalam Jami’ at-Tahshil, hal. 58 dan juga dalam Shahih Muslim, mengutip dari Ibnu Sirin yang mengatakan, “Bahwa semula para ulama ahli hadits tidak menanyakan tentang isnad. Tetapi belakangan ketika marak terjadi fitnah di mana-mana, mereka mengatakan, “Sebutkan kepada kami tokoh-tokoh sanad kalian. Akan kami lihat dahulu, karena yang akan kami ambil ialah hadits para perawi ahlus sunnah. Sementara hadits para perawi ahli bid’ah akan kami tinggalkan.”

Abdurrahman rahimahullah berkata, “Berdasarkan hal ini berarti orang-orang yang membuang sanad dari kitab, dan meriwayatkan hadits begitu saja tanpa ada sanad, dianggap sebagi orang-orang yang melakukan kejahatan terhadap ilmu dan dan juga terhadap para salafus shalih kita yang telah bersusah payah melakukan perjalanan  melelahkan dan cukup lama demi mencari sanad.”

Itulah sebabnya, saudara-saudara seiman begitu bersemangat dalam menuturkan hadits berikut sanad-sanadnya. Dan syukur alhamdulillah hal itu bisa diterima, dan dijadikan pedoman oleh orang-orang yang menelitinya.

Asbabun Nuzul Surat al-Masad

Dari Ibnu Abbas radhiyallhu ‘anhuma, ia berkata, “Ketika turun ayat; “Berilah peringatan kepada kaum kerabatmu yang terdekat,” dan sebagian golonganmu ada orang-orang yang ikhlas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar lalu naik ke atas bukit Shafa. Beliau berseru, “Sudah tiba waktu pagi dan bersiaplah!” Orang-orang Quraisy bertanya, “Siapa itu?” Mereka lalu berkumpul mendekati beliau. Kemudian beliau bertanya, “Bagaimana menurut kalian, misalkan aku kabarkan kepada kalian bahwa ada pasukan berkuda yang akan menyerbu kalian dari balik bukit ini, apakah kalian percaya padaku?” Serentak mereka menjawab, “Kami tidak pernah mengetahui Anda berdusta.” Beliau bersabda, “Sesungguhnya aku adalah orang yang memberi peringatan kepada kalian di depan siksa yang sangat pedih.” Abu Lahab berkata, “Celaka kamu. Jadi hanya untuk ini kamu mengumpulkan kami.” Selanjutnya beliau berdiri, lalu turunlah surat al-Lahab, “Celaka dan rugi kedua tangan Abu Lahab. Dan sungguh celaka dia.” (HR. Bukhari dan selainnya).

Hadits di atas diuraikan secara panjang lengkap dengan sanadnya, dan bisa Anda simak pada hal. 345-346. Juga, disebutkan terkait istilah-istilah penting, seperti sanad, isnad, dan yang lainnya pad ahal.xviii.

Penulis: Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i
Penerbit: Akbar Media
Ukuran: 19,5 cm  x 26,5 cm
Cover: Hard Cover
Berat: 950 Gram
Tebal: 346 halaman