Buku Sabar Anugerah Terindah

Buku Sabar Anugerah Terindah

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 26.000,00
Rp 22.000
You save: IDR 4.000,00! (15.38%)

Product Description

Buku Sabar Anugerah Terindah

Sulitkah untuk bersabar? Sama sekali tidak. buku yang ditulis oleh seorang ulama yang terkenal berpijak di atas manhaj salaf ini akan memandu kaum muslimin untuk meraih sikap yang mulia di sisi Allah Ta’ala, yaitu sabar.

مَا عِنْدَكُمْ يَنْفَدُ ۖ وَمَا عِنْدَ اللَّهِ بَاقٍ ۗ وَلَنَجْزِيَنَّ الَّذِينَ صَبَرُوا أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

“Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal. Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (Surat an-Nahl: 96)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

عَجَبًا ِلأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ لَهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَلِكَ ِلأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ، إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْراً لَهُ

“Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, semua urusannya adalah baik baginya. Hal ini tidak didapatkan kecuali pada diri seorang mukmin. Apabila mendapatkan kesenangan, dia bersyukur, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya. Sebaliknya apabila tertimpa kesusahan, dia pun bersabar, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya.” (HR. Muslim)

Syarat Sabar

Ternyata sabar itu bersyarat, mau tahu apa saja syaratnya? Yuk disimak …

Ikhlas,  Sabar merupakan perkara yang bisa dimiliki oleh setiap mausia, akan tetapi yang membedakan antara sabar yang syar’i dengan yang lainnya adalah pendorongnya, sabar yang dipuji sebagaimana dalam al-Qur’an dan as-Sunnah, adalah sabar yang dilakukan karena Allah.

Tidak Mengeluh, mengeluh kepada Allah Ta’ala yang diungkapkan kepada manusia bertentangan dengan kesabaran, dan bisa membawa seorang hamba  kepada sikap putus asa juga rasa kesal.

Sabar Itu Terjadi Pada Waktunya. Sabar yang terpuji lagi diberikan pahala, adalah kesabaran yang terjadi pada waktunya, adapun jika waktunya telah berlalu, maka tidak bermanfaat. (Selengkapnya paa hal.45)

Kesabaran ‘Ulul Azmi Di Antara Para Rasul

Kesabaran semacam ini merupakan kesabaran dalam menyempurnakan orang lain, dan tentunya lebih sempurna dari kesabaran dalam menyempurnakan diri pribadi, karena menyempurnakan yang lain tidak akan dilakukan kecuali oleh orang yang telah sempurna dari kalangan mukminin, juga dari kalangan da’i yang betul-betul ikhlas.

فَاصْبِرْ كَمَا صَبَرَ أُولُو الْعَزْمِ مِنَ الرُّسُلِ

“Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari Rasul-Rasul telah bersabar.” (Surat al-Ahqaf: 35)

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (Surat az-Zumar: 10).

Penulis Syaikh Salim bin ‘Ied al-Hilali, Pustaka Dhiya’ul Ilmi.

Leave your comment here