Buku Saat Jilbab Terasa Berat

Buku Saat Jilbab Terasa Berat

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 33.000,00
Rp 26.000
You save: IDR 7.000,00! (21.21%)

Product Description

Buku Saat Jilbab Terasa Berat

Buku Saat Jilbab Terasa Berat-Di negeri dengan popularitas muslim terbesar, namun sayang tidak banyak dijumpai yang mengenakan jilbab, bahkan sebagiannya lebih pede dengan ‘gundulan’ (baca: lepas jilbab). Fenomena yang sangat memilukan. Apa sebenarnya yang terjadi? Ternyata ada syubhat (kerancuan berpikir) yang bercokol dalam setiap diri muslimah tersebut. Buku ini mengajak berdialog segenap muslimah untuk menyelami makna jilbab yang sesungguhnya.

Apa Itu Jilbab?

Ibnu Rajab mengatakan bahwa jilbab itu mala-ah (kain yang menutupi seluruh tubuh dari kepala sampai kaki yang dipakai melapisi baju bagian dalamnya, seperti jas hujan).

as-Sindi mengatakan, “Jilbab adalah kain yang digunakan oleh seorang perempuan untuk menutupi kepala, dada, dan punggung ketika keluar rumah.” (muslimah.or.id/3592)

Adakah Syarat-Syaratnya?

Syarat pertama: Pakaian wanita harus menutupi seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Ingat, selain kedua anggota tubuh ini wajib ditutupi termasuk juga telapak kaki.

Syarat kedua: Bukan pakaian untuk berhias seperti yang banyak dihiasi dengan gambar bunga apalagi yang warna-warni, atau disertai gambar makhluk bernyawa, apalagi gambarnya lambang partai politik! Yang terakhir ini bahkan bisa menimbulkan perpecahan di antara kaum muslimin.

Allah Ta’ala berfirman,

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى

“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu ber-tabarruj seperti orang-orang jahiliyyah pertama.” (Surat al-Ahzab: 33). Tabarruj adalah perilaku wanita yang menampakkan perhiasan dan kecantikannya serta segala sesuatu yang mestinya ditutup karena hal itu dapat menggoda kaum lelaki. Ingatlah, bahwa maksud perintah untuk mengenakan jilbab adalah perintah untuk menutupi perhiasan wanita. Dengan demikian, tidak masuk akal bila jilbab yang berfungsi untuk menutup perhiasan wanita malah menjadi pakaian untuk berhias sebagaimana yang sering kita temukan.

Syarat ketiga: Pakaian tersebut tidak tipis dan tidak tembus pandang yang dapat menampakkan bentuk lekuk tubuh. Pakaian muslimah juga harus longgar dan tidak ketat sehingga tidak menggambarkan bentuk lekuk tubuh.

Dalam sebuah hadits shahih, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat, yaitu : Suatu kaum yang memiliki cambuk, seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan para wanita berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring, wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan ini dan ini.” (HR.Muslim)

Syarat keempat: Tidak diberi wewangian atau parfum.

Dari Abu Musa al-Asy’ary bahwanya ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَيُّمَا امْرَأَةٍ اسْتَعْطَرَتْ فَمَرَّتْ عَلَى قَوْمٍ لِيَجِدُوا مِنْ رِيحِهَا فَهِيَ زَانِيَةٌ

“Perempuan mana saja yang memakai wewangian, lalu melewati kaum pria agar mereka mendapatkan baunya, maka ia adalah wanita pezina.” (HR. an-Nasa’i, Abu Dawud, at-Tirmidzi, dan Ahmad. Syaikh al-Albani dalam Shahihul Jami’ no. 323 mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Lihatlah ancaman yang keras ini! (rumaysho.com/163)

Buku cetak edisi softcover, tebal buku 186 halaman, ukuran buku 14 x 20,5 cm dan dengan berat 217 gram.
Penulis: Isham M. Syarif
Penerbit: WIP Wacana Ilmiah Press