Buku Peperangan Rasulullah

Buku Peperangan Rasulullah

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 149.000,00
Rp 119.000
You save: IDR 30.000,00! (20.13%)

Product Description

Buku Peperangan Rasulullah

Buku Peperangan Rasulullah-Apa yang ada di benak Anda tentang peperangan? Pendudukan wilayah secara paksa, pembantaian yang sadis, atau penyebaran agama? Buku sejarah yang ada di hadapan pembaca ini, mencoba mengetengahkan sejarah dari mata airnya yang jernih. Ditulis oleh pakar sejarah di bidangnya; akurat, lugas, dan menggugah!

Penulis memulainya dengan ‘Perang Badar’; perang spektakuler yang ada di dalam sejarah. Perang antara ahlul Iman melawan ahlul Kafirin, salah satunya berbekal tauhid dan pada sisi yang lain berbekal kesyirikan. Tumpah ruah, menegakkan keyakinan! Hingga salah satunya tumbang sebagai kehinaan atasnya. Penulis ulas kondisi sebelum peperangan, kondisi saat perang berkecamuk, dan sebab-sebab kekalahan kaum musyrikin.

Beberapa Pelajaran Dan Faedah Dari Perang Badar (hal.167-187):

  • Hakikat kemenangan adalah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,

وَمَا جَعَلَهُ اللَّهُ إِلَّا بُشْرَىٰ لَكُمْ وَلِتَطْمَئِنَّ قُلُوبُكُمْ بِهِ ۗ وَمَا النَّصْرُ إِلَّا مِنْ عِنْدِ اللَّهِ الْعَزِيزِ الْحَكِيمِ

“Dan Allah tidak menjadikan pemberian bala bantuan itu melainkan sebagai khabar gembira bagi (kemenangan)mu, dan agar tenteram hatimu karenanya. Dan kemenanganmu itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (Surat Ali Imran: 126)

  • Loyalitas (al-Wala’) dan Permusuhan (al-Bara’) merupakan salah satu bukti keimanan,

لَا تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَوْ كَانُوا آبَاءَهُمْ أَوْ أَبْنَاءَهُمْ أَوْ إِخْوَانَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ ۚ أُولَٰئِكَ كَتَبَ فِي قُلُوبِهِمُ الْإِيمَانَ وَأَيَّدَهُمْ بِرُوحٍ مِنْهُ ۖ وَيُدْخِلُهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ ۚ أُولَٰئِكَ حِزْبُ اللَّهِ ۚ أَلَا إِنَّ حِزْبَ اللَّهِ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

“Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. Mereka itulah orang-orang yang telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripada-Nya. Dan dimasukan-Nya mereka ke dalam Surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka, dan merekapun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya hizbullah itu adalah golongan yang beruntung.” (Surat al-Mujadilah: 22)

Lalu pada pasal kedua, penulis membawakan perang Bani Qainuqa’ dan melanjutkannya dengan perang Uhud. Tidak sampai di situ, dibahas pula; perang Bani Nadhir, perang Dzatur Riqa’, dua peperangan (kaitan antara perang Badar dengan perang Daumatil Jandal), perang Ahzab, perang Khaibar, pengiriman tentara Mu’tah, Fathu Makkah, perang Hunain dan Thaif, hingga akhirnya, penulis pungkasi tulisannya dengan menyajikan perang Tabuk.

Buku cetak edisi hardcover, tebal buku 722 halaman, ukuran buku 17,5 x 24 cm, dan dengan berat 1415 gram.
Penulis: Dr. Ali Muhammad Ash-Shallabi
Penerbit: Ummul Qura