Buku Peperangan Di Zaman Rasulullah

Buku Peperangan Di Zaman Rasulullah

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 215.000,00
Rp 172.000
You save: IDR 43.000,00! (20.00%)

Product Description

Buku Peperangan Di Zaman Rasulullah

Buku Peperangan Di Zaman Rasulullah-Saatnya kita tampilkan kisah-kisah peperangan yang menakjubkan yang membuat mata terbelalak kaget karenanya. Di antara peperangan tersebut, Allah turunkan sepasukan Malaikat untuk menolong kaum muslimin. Hingga para musuh gentar karenanya. Itulah pertolongan Allah yang dekat waktunya. Dan merupakan sunnatullah, kadang suatu kaum itu menang dan kadang mereka kalah. Semuanya bukan tanpa makna, melainkan Allah memilihkan yang terbaik bagi umat-Nya.

Bagi para orang tua … mari sudahi mengajak ananda untuk menyukai film-film yang tidak jelas sumbernya (dan kebanyakannya fiktif) menuju kegemilangan yang sebenarnya. Kecemerlangan Islam di masa lampau dengan ribuan Ksatria tanpa tanding. Jika kita pernah melihat film laga, ada jagoan yang bisa melibas musuh-musuhnya dalam jumlah banyak. Maka ketahuilah, jagoan Islam yang lebih hebat darinya jumlahnya lebih banyak. Para musuh benar-benar lari tunggang langgang melihat kehebatan Ksatria Islam. Pernahkah Anda melihat pasukan dan komandannya berjalan di atas air menyusuri sungai hingga ke seberang?!? Ini fakta, bukan rekaan semata … Itulah karamah Allah untuk para wali-wali-Nya.

Allah Ta’ala berfirman, (artinya) “Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (Surat Muhammad: 7)

Allah Ta’ala berfirman , (artinya)“Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan.” (Surat an-Nahl: 128)

Sepenggal Episode Perang Khandaq

Pemicu perang Khandaq adalah dendam lama orang-orang Yahudi yang di usir oleh Rasulullah dari Madinah dalam perang Bani Nadhir. Mereka diusir karena mereka menghianati perjanjian yang dibuat dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Sejumlah tokoh Yahudi Bani Nadhir dan Bani Wa’il seperti Sallam bin abil Huqaiq, Hayyi bin Akhtab, Kinanah bin abil Huqaiq, Hauzah bin Qais al-Wa’iliy dan Abu Ammar al-Wa’iliy berangkat ke Makkah untuk mengajak kaum musyrikin Quraisy memerangi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka berjanji, “Kami akan bersama kalian berperang sampai berhasil menghancurkan kaum Muslimin.” Mereka juga meyakinkan kaum Quraisy dengan mengatakan, “Agama kalian itu lebih baik daripada agama Muhammad.” Setelah sepakat dengan kaum Quraisy, tokoh tokoh Yahudi ini mendatangi suku Gathafan.

(Mari Kita Teropong Kekuatan Dua Belah Pihak)

Berkat kegigihan para tokoh Yahudi Bani Nadhir dan Wa’il menggalang dukungan, akhirnya sebuah pasukan sekutu berkekuatan sangat besar pun terbentuk. Ibnu Ishaq menyebutkan bahwa jumlah pasukan sekutu sebanyak 10.000 pasukan yang terdiri dari kaum musyrik Quraisy, qabilah Gathafan beserta qabilah-qabilah yang ikut bergabung bersama mereka. Oleh karena itu, pasukan orang-orang kafir ini terdiri dari berbagai kelompok, maka peperangan ini disebut juga dengan perang Ahzab (beberapa kelompok). Komando tertingginya dipegang oleh Abu Sufyan. Sementara pasukan kaum Muslimin hanya berjumlah 3.000 saja dan bisa jadi jumlah musuh melebihi jumlah seluruh Madinah kala itu. (Disarikan dari almanhaj.or.id/4079)

Bagaimana kelanjutan kisahnya?

Buku cetak edisi softcover, full colour, sebanyak 8 jilid/judul, ukuran buku lebih kurang 28,5 x 20,5 cm, dan dengan berat total buku 883 gram.

Penulis: Nizar Sa'ad Jabal Lc.Mpd.
Penerbit: Qids Perisai Quran