Buku Muslim Hebat

Buku Muslim Hebat

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 60.000,00
Rp 54.000
You save: IDR 6.000,00! (10.00%)

Product Description

Buku Muslim Hebat

Buku Muslim Hebat-Bukti seseorang merasa memiliki Islam, meyakini kebenaran Islam, dan bahwa Islam menjadi darah dagingnya adalah ketika ia memiliki kepedulian terhadapnya, ada pembelaan terhadapnya, ada pengorbanan untuknya, dan ada upaya untuk memperjuangkannya. Dirinya tidak mungkin rela menjadi 'muslim pasif'.

Buktikan Islammu!

Kepedulian dibuktikan dengan keseriusannya untuk mendalami Islam dan cabang-cabang ilmunya. Lembaran sejarah dipenuhi oleh kisah kegigihan para ulama dalam mencari ilmu, sejak pertama terkena sentuhan Islam. Seperti Jabir bin Abdillah yang rela menempuh satu bulan perjalanan untuk mengecek keakuratan satu hadits. Sedangkan pembelaan terhadap Islam dibuktikan dengan ghirahnya (semangatnya). Ia tidak rela Islam dicela, tidak akan membiarkan orang-orang yang mencela Allah dan Rasul-Nya. Meskipun ia harus berhadapan dengan keluarga terdekatnya. Seperti Abdullah bin Abdullah bin Ubay, ketika mendengar ayahnya telah mencela Nabi sebagai orang yang hina, sedangkan dirinya orang yang mulia, maka ia cegat ayahnya saat masuk Madinah. Beliau berkata kepada ayahnya, "Aku tidak akan membiarkanmu memasuki Madinah, sebelum mengatakan bahwa Nabi adalah orang yang mulia dan bapak adalah orang yang hina." (Tafsir Ibnu Katsir: IV/734)

Tentang pengorbanan dan perjuangan untuk Islam, shahabat Mush'ab bin Umair menjadi teladan yang luar biasa. Sejak masuk Islam penampilannya berubah drastis, tadinya seorang pemuda yang glamour, suka bermewah-mewahan, mendadak harus mengenakan pakaian paling kasar, karena orang tuanya yang kaya raya tak sudi  lagi menganggapnya sebagai anak. Beliau juga menyanggupkan diri membuka lahan dakwah di Madinah, hingga Allah memberkahi dakwah tersebut. Dalam waktu yang tak begitu lama, Islam telah menjadi warna yang dominan di Madinah.

Di kalangan wanita, ada Ummu Syarik. Keyakinannya yang dalam tentang  kebenaran Islam membuat beliau tak mampu tinggal diam. Ia ingin hidayah itu juga dirasakan pula oleh keluarganya, tetangga dan juga sebanyak mungkin manusia.  Beliau berdakwah dengan sembunyi-sembunyi , hingga akhirnya beliau ditangkap dan disiksa. Pun, hal itu tidak membuat beliau menyesal atau jera. Beliau dipanggang di tengah terik mentari selama tiga hari. Namun Allah memberikan pertolongan. Buah ketegaran beliau pun nyata. Kaumnya berbondong-bondong masuk Islam ketika menyaksikan karamah yang Allah berikan kepadanya. Mereka berkata, "Kami bersaksi bahwa Rabbmu adalah Rabb kami, dan kami bersaksi bahwa yang telah memberikan rezeki kepadamu setelah kami menyiksamu adalah Rabb yang telah mensyariatkan Islam." Maka mereka pun masuk Islam dan semuanya turut berhijrah bersama Rasulullah. (al-Ishabah fi Tamyiz ash-Shahabah: VIII/248)

Buku cetak edisi hardcover, tebal buku 305 halaman, ukuran buku 15,5 x 21,5 cm, dan dengan berat 391 gram.
Penulis: Abu Umar Abdillah
Penerbit: Ar-Risalah

Leave your comment here