Buku Menembus Badai Rumah Tangga Cahaya al-Qur’an

Buku Menembus Badai Rumah Tangga Cahaya al-Qur’an

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 50.000,00
Rp 40.000
You save: IDR 10.000,00! (20.00%)

Product Description

Buku Menembus Badai Rumah Tangga Cahaya al-Qur’an

Kadang kita jenuh dalam berumah tangga, mengapa bisa demikian? Keterbatasan ilmu, iman dan akhlak, suatu pasangan rumah tangga, sangat mungkin belum merasakan janji Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bahkan boleh jadi cenderung semakin merasakan berkurangnya rasa cinta dan kasih sayang di antara keduanya, ketika usia pernikahan sudah 20 tahun lebih. Inilah salah satu tantangan berumah tangga yang cukup serius, jika tidak segera diperbaiki, kondisi ini dapat membuka peluang yang lebar bagi setan untuk merusak hubungan rumah tangga menuju kepada kehancuran atau kemaksiatan.

Dan sesungguhnya setan sudah lama mencanangkan target untuk menghancurkan setiap rumah tangga orang beriman, baik yang sehat, apalagi yang sedang mengalami masalah yang serius, dan akan masuk dari celah kejenuhan antara suami-istri. Oleh karena itu, bagi suami-istri yang sudah merasa jenuh, hendaklah segera mengambil langkah-langkah perbaikan, sebelum setan masuk dan merusaknya.

Oleh karenanya, jika rumah tangga harmonis dan mesra dalam usia pernikahan kelima atau ketujuh tahun, maka itu adalah hal yang wajar. Namun jika rumah tangga mampu bertahan harmonis dalam usia pernikahan ke-25 tahun, ke-50 tahun, bahkan sampai akhir hayat tidak terpisahkan kecuali oleh kematian, barulah disebut sebagai rumah tangga yang sukses. Rumah tangga yang berprsetasi dalam memelihara kesabaran dalam suka dan duka kehidupan serta berprestasi dalam menerapkan akhlak mulia. Hanya dengan syari’at Allah Ta’ala yang telah dijamin kebenarannya, manusia menjadi mampu mempertahankan kehidupan rumah tangganya dengan kesabaran dan kenikmatan.

Adalah tabiat manusia merasa jenuh dengan hal-hal yang monoton dan rutin, termasuk dalam kehidupan rumah tangga. Namun, al-Qur’an sebagai hidayah dan rahmat Allah Azza wa Jalla. telah memberi solusi yang tepat dan jitu dalam mengatasi permasalahan kehidupan, terutama kehidupan berumah tangga.

Buku ini akan mengarahkan kepada umat, bagaimana menjadikan al-Qur’an agar lebih memberikan fungsi yang efektif dan realistis dalam membangun kehidupan, utamanya kehidupan rumah tangga. Apa yang kurang selama ini, walaupun al-Qur’an sudah dibaca namun belum memberikan dampak yang signifikan dalam kehidupan!

PR besar kita saat ini adalah mengembalikan umat dalam beriman kepada al-Qur’an, agar jangan terbatas beriman kepada kesuciannya dan kosong dari konsekuensinya. Sehingga sering kita dengar, orang mengatakan, “Kitab suci al-Qur’an.” Tapi dibaca tanpa ruh, seperti terbatas sebagai hiasan dinding, pembuka acara tanpa tadabbur, bacaan untuk orang yang meninggal dunia dan lain sebagainya yang jauh dari fungsi-fungsi sesungguhnya yang diamanahkan Allah Ta’ala di dalamnya. Tentu bukan berarti dilarang, namun harus ada upaya peningkatan yang signifikan.

Al-Qur’an diturunkan kepada manusia sebagai nasehat, terapi untuk penyakit hati, petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. Fungsi ini hanya akan dirasakan dengan baik dan efektif, jika manusia beriman dan meyakini secara benar dan komprehensif, sebagaimana yang diinginkan al-Qur’an itu sendiri. Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman, (artinya) “Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (Surat Yunus: 57)

Buku cetak edisi softcover, tebal buku 216 halaman, ukuran buku 14 x 20,2 cm, dan dengan berat 395 gram.
Penulis: Abdul Aziz Abdur Rouf, Lc.
Penerbit: Markaz Alquran