Buku Kisah-kisah Sahabat Cilik Rasulullah

Buku Kisah-kisah Sahabat Cilik Rasulullah

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 190.000,00
Rp 152.000
You save: IDR 38.000,00! (20.00%)

Product Description

Buku Kisah-kisah Sahabat Cilik Rasulullah

Buku Kisah-kisah Sahabat Cilik Rasulullah-Anak zaman sekarang, beda ‘Lakon / tokoh idolanya’, padahal Islam memiliki sekian ratus pahlawan yang super. Tidak percaya, tengok saja buku ini … Anda akan dihadapkan dengan tujuh bocah fenomenal dalam sejarah. Siapakah mereka? Mereka adalah Abdullah bin Abbas, Abdullah bin Zubair, Usamah bin Zaid, Anas bin Malik, Hasan bin Ali bin Abi Thalib, Husain bin Ali bin Abi Thalib, dan Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhum.

Anas bin Malik

Anas bin Malik berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling baik akhlaknya, paling lapang dadanya dan paling besar kasih sayangnya. Suatu hari beliau mengutusku untuk suatu keperluan, aku berangkat, tetapi aku menuju anak-anak yang sedang bermain di pasar dan bukan melaksanakan tugas Rasul, aku ingin bermain bersama mereka, aku tidak pergi menunaikan perintah yang diperintahkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beberapa saat setelah berada di tengah-tengah anak-anak itu, aku merasa seseorang berdiri di belakangku dan memegang bajuku. Aku menoleh, ternyata dia adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan tersenyum, beliau bersabda, “Wahai Unais, apakah kamu telah pergi seperti yang aku perintahkan?” Maka aku pun salah tingkah aku menjawab, “Ya, sekarang aku berangkat wahai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.”

Demi Allah, aku telah berkhidmat kepada beliau selama sepuluh tahun, beliau tidak pernah berkata untuk sesuatu yang aku lakukan, “Mengapa kamu melakukan ini?” Beliau tidak pernah berkata untuk sesuatu yang aku tinggalkan, “Mengapa kamu tinggalkan ini?”

Bila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memanggil Anas, terkadang beliau memanggilnya dengan “Unais” sebagai ungkapan cinta dan kasih sayang, dan di lain waktu Nabi memanggilnya, “Wahai anakku.” (kisahmuslim.com/2765)

Abdullah bin Umar

Ibnu Umar masuk Islam bersama ayahnya saat ia masih kecil, dan ikut hijrah ke Madinah bersama ayahnya. Pada usia 13 tahun ia ingin menyertai ayahnya dalam Perang Badar, namun Rasulullah menolaknya. Perang pertama yang diikutinya adalah Perang Khandaq. Ia ikut berperang bersama Ja'far bin Abu Thalib dalam Perang Mu'tah, dan turut pula dalam pembebasan kota Makkah (Fathu Makkah). Setelah Nabi Muhammad meninggal, ia ikut dalam Perang Yarmuk dan dalam penaklukan Mesir serta daerah lainnya di Afrika.

Khalifah Utsman bin Affan pernah menawari Ibnu Umar untuk menjabat sebagai hakim, tetapi ia tidak mau menerimanya. Setelah Utsman terbunuh, sebagian kaum muslimin pernah berupaya membai'atnya menjadi khalifah, tetapi ia juga menolaknya. Ia tidak ikut campur dalam pertentangan antara Ali bin Abi Thalib dan Muawiyah bin Abu Sufyan radhiyallahu ‘anhuma. Ia cenderung menjauhi dunia politik, meskipun ia sempat terlibat konflik dengan Abdullah bin Zubair yang pada saat itu telah menjadi penguasa Makkah. (id.wikipedia.org)

Tunggu apalagi, mari berpetualang bersama kelima jagoan lainnya!

Buku cetak edisi softcover dan full colour/warna, buku terdiri dari 7 judul buku, ukuran buku 24,5 x 20,5 cm, dan dengan berat 777 gram.
Penulis: Nizar Sa'ad Jabal Lc. Mpd. dan Nurdin Apud Sarbini Lc.
Penerbit: QIDS