Buku Kiat Sukses Menjadi Hafidz al-Qur’an

Buku Kiat Sukses Menjadi Hafidz al-Qur’an

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 45.000,00
Rp 36.000
You save: IDR 9.000,00! (20.00%)

Product Description

Buku Kiat Sukses Menjadi Hafidz al-Qur’an

Mengapa al-Qur’an perlu dan harus dihafal? Bukankah mushaf sudah banyak jumlahnya dan mudah didapatkan? Mungkin pertanyaan ini pernah terbetik dalam diri Anda. Sejarah telah mencatat bahwa al-Qur’an telah dibaca oleh jutaan, bahkan milyaran manusia sejak zaman dahulu sampai sekarang. Para penghafal al-Qur’an adalah orang-orang yang dipilih Allah sepanjang sejarah kehidupan manusia untuk menjaga kemurnian al-Qur’an dari usaha-usaha pemalsuannya, sesuai dengan jaminan Allah Subhanallahu Ta’ala,

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan al-Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (Surat al-Hijr: 9)

ثُمَّ أَوْرَثْنَا الْكِتَابَ الَّذِينَ اصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَا

“Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami.” (Surat Fathir: 9)

Untuk memahami dan menghayati jawaban di atas dibutuhkan hati yang selalu rindu kepada Allah dan hari Akhirat, mereka adalah orang-orang yang menyadari hakikat al-Qur’an sebagai kalam Allah yang tidak ada keraguan di dalam seluruh isinya. Karena al-Qur’an memiliki karakteristik sebagai berikut (Terdapat lima poin pembahasan), di antaranya:

Al-Qur’an adalah manhajul hayah (Pedoman Hidup) bagi seluruh manusia.

Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman,

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).” (Surat al-Baqarah: 185)

Hifdzul Qur’an merupakan upaya mengakrabkan orang-orang yang beriman dengan kitab suci-Nya, sehingga ia tidak menjadi buta. Salah satu isi al-Qur’an yang sampai saat ini terbukti masih langka dan belum akrab adalah masih belum membudayanya kewajiban menutup aurat dalam kehidupan wanita muslimah. Muslimah yang masih terbuka auratnya, jelas lebih besar jumlahnya dibanding dengan yang menutup auratnya. Ini hanya satu contoh dari sekian ajaran al-Qur’an yang belum dilaksanakan oleh jutaan kaum muslimin, baik di negeri ini maupun di negeri-negeri muslim lainnya.

Nah, sebagai umat Islam, sudah seharusnya kita meyakini kebenaran al-Qur’an sebagai pedoman hidup, yang harus kita cintai dan kita perjuangkan agar tegak di atas bumi ini. Allah sendiri memberinya nama al-Haq dalam firman-Nya,

قُلْ يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَكُمُ الْحَقُّ مِنْ رَبِّكُمْ

“Katakanlah: “Hai manusia, sesungguhnya teIah datang kepadamu kebenaran (al-Qur’an) dari Tuhanmu.” (Surat Yunus: 108)

Iri yang Diperbolehkan

Dari Umar radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak berlaku iri kecuali terhadap dua orang, seseorang yang dianugrahi Allah al-Qur’an lantas dia mengamalkannya sepanjang malam dan sepanjang siang dan seseorang yang dianugerahi Allah harta, lantas dia menginfakkannya sepanjang malam dan sepanjang siang.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Buku cetak edisi softcover, tebal buku 172 halaman, ukuran buku 14 x 20 cm, dan dengan berat 401 gram.
Penulis: Abdul Aziz Abdur Rauf Al-Hafidz, Lc.
Penerbit: Markaz Alquran