Buku Kepemimpinan Dan Keteladanan Utsman Bin Affan

Buku Kepemimpinan Dan Keteladanan Utsman Bin Affan

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 100.000,00
Rp 80.000
You save: IDR 20.000,00! (20.00%)

Product Description

Buku Kepemimpinan Dan Keteladanan Utsman Bin Affan

Buku Kepemimpinan Dan Keteladanan Utsman Bin Affan-Penyusun berusaha menulis biografi Khalifah Utsman setelah mengumpulkan dari kitab-kitab dan beberapa literatur lainnya. Meskipun penyusun merasa masih sangat sedikit ilmu yang dimiliki, akan tetapi banyak informasi yang baru penyusun ketahui setelah mempelajari sirah khalifah Utsman dengan lebih intensif. Oleh karena itu, penyusun merasa perlu untuk menyebarluaskan informasi yang telah penyusun ketahui.

Sebagaimana dua buku sebelumnya tentang khalifah Abu Bakar ash-Shiddiq dan Khalifah Umar bin Khathab radhiyallahu ‘anhuma, penyusun mengutamakan pelajaran dan nilai-nilai akhlak yang mulia agar kita dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Untuk pembelaan dan penjelasan atas tuduhan dan fitnah dusta terhadap khalifah Utsman bin Affan rahiyallahu ‘anhu, penulis tidak mengumpulkan semua tuduhan tapi sebagian saja. Masih banyak sisi-sisi lain dari kehidupan Utsman bin Affan yang tidak (sempat) ditulis karena keterbatasan ilmu dan waktu.

Renungan Pasca Pembunuhan Utsman

Kerugian yang dialami kaum muslimin akibat pembunuhan Utsman sangat besar. Para pembunuh telah membuka pintu keburukan yang luas atas kaum muslimin. Setelah pembunuhan Utsman, banyak darah yang tumpah dan mengalir tanpa bisa dihentikan. Akibat pembunuhan Utsman, terjadi berbagai fitnah pada masa khalifah Ali bin Thalib. Tanpa itu semua pun, pembunuhan Utsman merupakan kejahatan atas Islam dan kaum muslimin!

Musibah tersebut meninggalkan bekas mendalam pada diri para sahabat dan telah membuat mereka sangat bersedih. Ketika sampai kabar pembunuhan Utsman kepada Ali bin Abi Thalib, dia berkata, “Celakalah mereka hingga akhir masa!” Dia lalu bangkit dan masuk ke rumah Utsman, memeluknya dan menangis, hingga semua orang yang berada di sana menyangka bahwa dia akan menyusulnya. Ali waktu itu berkata, "Saya berharap, saya dan Utsman termasuk ke dalam golongan orang yang difirmankan Allah Subhanahu wa Ta’ala,

وَنَزَعْنَا مَا فِي صُدُورِهِمْ مِنْ غِلٍّ إِخْوَانًا عَلَىٰ سُرُرٍ مُتَقَابِلِينَ

“Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan.” (Surat al-Hijr: 47)

Keutamaan Utsman bin Affan

Dari Abu Musa al-Asy’ari bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam masuk ke sebuah kebun dan memerintahkanku untuk menjaga pintu kebun tersebut. Kemudian datang seorang lelaki untuk masuk, beliau bersabda, “Izinkan dia masuk, kemudian beritakan kepadanya bahwa ia masuk Surga.” Ternyata laki-laki tersebut adalah Abu Bakar. Setelah itu datang laki-laki lain meminta diizinkan masuk, beliau bersabda, “Izinkan dia masuk, kemudian beritakan kepadanya bahwa ia masuk Surga.” Ternyata lelaki itu adalah Umar bin al-Khattab. Lalu datang lagi seorang lelaki meminta diizinkan masuk, beliau terdiam sejenak lalu bersabda, “Izinkan ia masuk, kemudian beritakan kepadanya bahwa ia masuk Surga disertai dengan cobaan yang menimpanya.” Ternyata lelaki tersebut adalah Utsman bin Affan.

Dalam hadits lain disebutkan, bahwa Rasulullah bersabda kepadanya, “Wahai Utsman, mudah-mudahan Allah akan memakaikanmu sebuah pakaian (mengamanahimu jabatan khalifah), dan jika orang-orang munafik ingin melepaskan pakaian tersebut, jangalah engkau lepaskan sampai engkau bertemu denganku (meninggal).” Beliau mengulangi ucapan ini tiga kali. (HR. Ahmad).

Buku cetak edisi hardcover, tebal buku 384 halaman, ukuran buku 16,5 x 24,5 cm, dan dengan berat 867 gram.
Penulis: Fariq Gasim Anuz
Penerbit: Daun Publishing