Buku Keajaiban Thibbun Nabawi

Buku Keajaiban Thibbun Nabawi

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 53.000,00
Rp 42.000
You save: IDR 11.000,00! (20.75%)

Product Description

Buku Keajaiban Thibbun Nabawi

Buku Keajaiban Thibbun Nabawi-Buku ajaib yang mengulas secara tuntas tentang pengobatan ala Nabi atau akrab disebut ‘Thibbun Nabawi’. Buku ini berjudul ‘asy-Syifa’ min Wahyi Khatamil Anbiya’, dan diberikan pengantar (mukaddimah) oleh beberapa tokoh ulama (sejumlah tujuh ulama’ dan satu ulama yang memberikan rekomendasi). Mereka yang memberikan pengantar adalah Syaikh Muhammad bin Husain Ya’qub, Syaikh Muhammad Hassan, Syaikh Musthafa al-Adawi, Syaikh Wahid Abdussalam Bali, Syaikh Abdul Mun’im, dr. Hani al-Ghazawi, Ustadz dr. Nabil Hasan dan satu rekomendasi dari Syaikh DR. Muhammad bin Abdul Mun’im. Subhanallah -semoga Allah memberkahi dan merahmati mereka semuanya-

Mukadimah Penulis

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

مِنْ أَجْلِ ذَٰلِكَ كَتَبْنَا عَلَىٰ بَنِي إِسْرَائِيلَ أَنَّهُ مَنْ قَتَلَ نَفْسًا بِغَيْرِ نَفْسٍ أَوْ فَسَادٍ فِي الْأَرْضِ فَكَأَنَّمَا قَتَلَ النَّاسَ جَمِيعًا وَمَنْ أَحْيَاهَا فَكَأَنَّمَا أَحْيَا النَّاسَ جَمِيعًا ۚ وَلَقَدْ جَاءَتْهُمْ رُسُلُنَا بِالْبَيِّنَاتِ ثُمَّ إِنَّ كَثِيرًا مِنْهُمْ بَعْدَ ذَٰلِكَ فِي الْأَرْضِ لَمُسْرِفُونَ

“Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi.” (Surat al-Maidah: 32)

‘Memelihara kehidupan manusia’ di sini maksudnya adalah melakukan sebab-sebab kelestarian hidupnya. Kita mengawali pembicaraan dengan berangkat dari pengertian ini, yang dari salah satu sisi telah menempatkan dunia pengobatan dalam kedudukan penting, karena Allah telah menjadikannya sebagai sarana terwujudnya kesembuhan. Sekalipun metode dan sarana pengobatan itu bermacam-macam, baik dalam kedokteran klasik yang diwariskan maupun kedokteran modern yang populer, -sebagian atau bahkan kebanyakan- ahli pengobatan klasik dan modern masih kebingungan untuk menyembuhkan beberapa penyakit. Mereka tidak menemukan cara pengobatan penyakit-penyakit tersebut kecuali dari wahyu, dari sabda penutup para Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau telah memetakan semua jalan menuju kelurusan, dengan izin Rabbnya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam merupakan tokoh paling penting yang berbicara tentang pengobatan, bukan di zamannya saja, tetapi berlaku hingga hari Kiamat.

Ada penyakit-penyakit seperti hydrochephalus (kepala busung), liver, sciatica (rasa sakit di sekitar paha), sakit perut, pusing, penyakit-penyakit mata, demam, radang amandel, radang selaput dada (pleuritis), dan berbagai penyakit lainnya; dan di samping itu juga ada kilatan indah dari cahaya kenabian (baca: obat) dalam resep-resep berikut: habbatus sauda’, bekam, madu, sundutan api (kay), talbinah, itsmid, kam’ah, air, air zam-zam, ruqyah, do’a, kurma, air kencing dan susu Onta, ‘ud Hindi, tanah dan ludah, ekor kambing, sana’ dan sanut, bath (pembelahan bisul dan semisalnya), qiyamul lail. Ini sebatas pengetahuan saya. Wallahu a’lam.

Buku cetak edisi softcover, tebal buku 350 halaman, ukuran buku 15 x 23 cm, dan dengan berat 486 gram.
Penulis: Aiman bin Abdul Fattah
Penerbit: Al-Qowam