Buku Jangan Biarkan Air Mata Ibu Berlinang

Buku Jangan Biarkan Air Mata Ibu Berlinang

Beli Produk Ini

Rp 12.000

Product Description

Buku Jangan Biarkan Air Mata Ibu Berlinang

Buku Jangan Biarkan Air Mata Ibu Berlinang-Berbakti kepada kedua orang tua merupakan keindahan syari’at Islam, yang mengakui jasa baik dan kemuliaan keduanya. Bahkan berbakti kepada keduanya merupakan tanda kesempurnaan syari’at Islam karena berbakti kepada orang tua merupakan bentuk penunaian paling sempurna. Berbeda dengan syari’at bumi yang tidak mengakui keutamaan  kedua orang tua dan tidak menjaga hak keduanya, bahkan mereka merendahkan dan mengingkari jasa baik keduanya.

Dunia barat yang terkenal akan kemajuan teknologinya menjadi saksi kedurhakaan, mereka menganggap ibu hanya sebatas alat, bila sudah tidak diperlukan, akan dicampakkan di mana saja, bahkan ada yang dibuang di hutan belantara. Bentuk bakti mereka kepada kedua orang tua yang mereka anggap paling agung adalah dengan membuat perayaan tahunan yang mereka sebut “Hari Ibu”, pada hari tersebut anak-anak, baik laki-laki maupun perempuan memberi satu baki bunga kepada sang ibu sebagai ungkapan cinta dan baktinya. Mereka sudah menganggap telah melakukan kewajibannya yang paling tinggi kepada kedua orang tuanya dan  cukup sehari dalam setahun, tidak lebih dari itu!!! Di mana bentuk penjagaan mereka? Mana kasih sayang mereka kepada keduanya? Mereka tidak mengetahui betapa agung dan mulianya berbakti kepada orang tua.

Hak kedua orang tua dalam Islam sangat besar, dan sebagiannya telah sampai kepada kalian, namun tidak hanya sampai di situ, bahkan Islam melarang durhaka kepada bapak ibu, memperingatkannya dengan peringatan yang keras, karena merupakan salah satu dosa besar, setara dengan syirik. Firman Allah Ta’ala,

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.” (Surat al-Isra’: 23)

Bagaimana menurut kalian kata ‘ah’ di atas? Hadits-hadits yang membahas masalah ini sangat banyak, di antaranya adalah apa yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amru bin al-Ash radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dosa-dosa besar adalah menyekutukan Allah, durhaka kepada kedua orang tua, membunuh jiwa (tanpa hak), dan sumpah palsu.” (HR. Bukhari)

Pembicaraan di halaman-halaman berikut ini berkisar pada tema definisi durhaka, kisah-kisah para pendurhaka, sebab-sebab durhaka, definisi berbakti kepada orang tua, adab-adab  yang patut dijaga kepada orang tua, hal-hal yang membantu berbakti, antara istri dan orang tua, kisah-kisah berbakti.

Buku cetak edisi softcover, tebal buku 64 halaman, ukuran buku 12,5 x 17,5 cm, dan dengan berat 272 gram.
Penulis: Dr. Muhammad bin Ibrahim Al-Hamd
Penerbit: Pustaka Imam Bonjol