Buku Istriku Dengarkan Kata Hatiku

Buku Istriku Dengarkan Kata Hatiku

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 39.000,00
Rp 31.000
You save: IDR 8.000,00! (20.51%)

Product Description

Buku Istriku Dengarkan Kata Hatiku

Buku yang berada di hadapan Anda ini merupakan kumpulan aduan para suami perihal istri mereka. Penulis buku dalam menjawab berbagai aduan itu, selain disertai dengan berbagai analisis dan solusi juga dikutipkan pula kisah-kisah pendukung. Sehingga, harapannya agar bisa terwujud rumah tangga yang islami, dinaungi keimanan, kebahagiaan, dan kesejahteraan.

Bahtera rumah tangga adalah bahtera yang tidak selalu berjalan mulus dalam perjalanannya. Ada kalanya, badai cobaan datang menerpa. Pada saat itulah dibutuhkan kejelian dan saling pengertian antar pasangan sehingga dapat teratasi dengan baik. Bak peribahasa menyebutkan, “Tak ada gading yang tak retak.” Semua manusia tidak ada yang sempurna, begitu pula pasangan kita. Terkadang, entah secara sengaja atau tidak, pasangan kita pernah melakukan kesalahan hingga menyakiti hati. Jika tidak disikapi secara benar, bisa jadi berawal dari kesalahan itu akan mengakibatkan keretakan rumah tangga, yang tak jarang berujung pada perceraian.

Sebenarnya, bagi keluarga muslim telah ada pedoman dan teladan yang bisa diikuti, yaitu al-Qur’an dan sunnah. Sejak 14 abad silam, Islam telah mengajarkan bagaimana membentuk keluarga yang islami, harmonis, dan romantis. Hal ini telah dicontohkan oleh Rasulullah dan para sahabatnya. Namun, tampaknya berbagai kendala tetap saja dikeluhkan oleh para suami atau istri.

Cari Tahu Yuk ….

Ada beberapa bab yang dipaparkan oleh penulis, di antaranya:

Istriku Kurang Menghargaiku

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Di antara hak suami atas istrinya adalah seandainya ada luka bernanah pada diri suaminya lalu ia menjilatinya maka ia belum bisa dikatakan sepenuhnya memenuhi hak suaminya.”  Apakah muslimah yang cerdas dan pintar membayangkan hal ini? Ia menghadap  suaminya sambil menjilati lukanya yang dipenuhi dengan nanah dan darah. Meskipun begitu, ia belum dikatakan sepenuhnya memenuhi haknya. Apakah muslimah yang pintar tahu apa arti semua ini? (Selengkapnya pada hal. 16-24)

Bersikap Buruk Terhadap Keluargaku

Sungguh, suami yang cinta kepada keluarganya dan berbakti kepada kedua orang tuanya adalah suami yang shalih. Seorang istri pantas memuliakannya dan mengharapkan kebaikan padanya. (Selengkapnya dapat Anda temukan pada hal. 132-140)

Rendah Hati dan Lemah Lembut

Sebaik-baik perkara yang bermanfaat bagi seorang mukmin setelah takwa kepada Allah adalah istri yang shalihah. Dialah yang bisa menggantikan apa saja yang hilang dari diri suaminya, memperlihatkan cinta kepadanya, dan memotivasinya untuk selalu berpikir positif. (Selengkapnya pada hal. 158-165)

Bukan Negeri Dongeng

Pernikahan ideal yang tidak diwarnai perselisihan, tidak pernah ada kecuali dalam dongeng. Jika Anda selalu meletakkan realitas ini dalam benak Anda maka akan membantu Anda  untuk memperoleh kepuasan yang besar dari pernikahan Anda, kebahagiaan, dan keinginan untuk mempertahankannya. Katakanlah, “Talak tidak akan mendatangkan pernikahan yang lebih baik dari pernikahanku saat ini.” (Selengkapnya pada hal. 174-175)

Penulis  Isham Muhammad Syarif, Penerbit Aqwam.