Buku Islam Setiap Penyakit Ada Obatnya

Buku Islam Setiap Penyakit Ada Obatnya

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 56.000,00
Rp 44.000
You save: IDR 12.000,00! (21.43%)

Product Description

Buku Islam Setiap Penyakit Ada Obatnya

Buku Islam Setiap Penyakit Ada Obatnya-Apa yang dikatakan para pemuka ulama dan imam agama tentang seseorang yang ditimpa musibah, dan dia sadar sekiranya musibah itu terus-menerus menimpanya, maka bisa merusak dunia dan akhiratnya? Sebenarnya dia sudah berusaha dengan berbagai macam cara untuk menghindarkannya, tapi justru musibah itu semakin menjadi-jadi. Maka apa cara untuk menolah musibah itu? Apa cara untuk menyikapinya? Semoga Allah merahmati orang yang berkenan menolong saudaranya yang sedang terkena musibah itu, karena Allah berada dalam pertolongan hamba, selagi hamba itu berada dalam pertolongan saudaranya. Beri kami fatwa, dengan harapan semoga Allah melimpahkan rahmat. Maka inilah jawaban Syaikh Al-Imam Al-Alim,mufti orang-orang Muslim, Syamsuddin Abu Abdullah bin Abu Bakar Ayyub, imam Madrasah Al-Jauziyah Rahimahullah. Setiap penyakit ada obatnya. Telah di sebutkan di dalam Shahih Al-Bukhary, dari hadits Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu. Obat dari penyakit kebodohan adalah bertanya. Hal ini mencakup segala macam penyakit hati, fisik dan roh, serta obat penyembuhnya. Nabi Shallallahu Alaihi wa Salllam menganggap kebodohan sebagai penyakit. Adapun penyembuhnya ialah bertanya kepada orang-orang yang berilmu. Abu Daud meriwayatkan di dalam Sunan-nya dari hadits Jabir Bin Abdullah, dia berkata, “Kami pernah keluar dalam suatu perjalanan jauh. Ada seseorang di antara kami yang terkena baru sehingga membuat kepalanya terluka. Kemudian dia mimpi keluar mani pada malam harinya. Dia bertanya kepada beberapa dahabat, “Apakah menurut kalian aku mendapatkan keringanan untuk bertayammum?”  Kitab ini di tulis sebagai jawaban atas berbagai pertanyaan yang diajukan orang-orang yang mengenalnya, sehubungan dengan orang tertimpa suatu musibah, yang sekiranya musibah ini terus-menerus menimpanya, maka bisa merusak dunia dan akhiratnya. Maka dia berusaha mengenyahkan dan menolaknya dengan berbagai macam cara. Tapi justru upaya yang dilakukanya ini justru membuat musibah yang menimpanya semakin bertambah berat. Lalu apa kiat untuk mengenyahkanya? Apa jalan keluarnya? Maka Ibnu Qayyim memberikan jawaban yang tidak keluar dari lingkup Kitab Allah dan Sunnah Rasul-Nya, sehingga yang bersangkutan dapat menciduk dari cara yang dia perkenalkan ini dan yang dia ambil dari gurunya, Ibnu Taimiyah.

Buku cetak edisi softcover, tebal buku 364 halaman, ukuran buku 15,5 x 24 cm, dan dengan berat buku 456 gram.

Penulis: Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah
Penerbit: Darul Falah