Buku Inilah Faktanya

Buku Inilah Faktanya

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 60.000,00
Rp 48.000
You save: IDR 12.000,00! (20.00%)

Product Description

Buku Inilah Faktanya

Buku ini hadir untuk menuturkan sejarah yang otentik dan sangat bermanfaat terkait peristiwa-peristiwa penting sejak wafatnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam (11 H) hingga kematian cucu beliau; al-husain (61 h). Sesuai judul Indonesianya, Inilah Faktanya (Meluruskan Sejarah Umat Islam Sejak Wafat Nabi Hingga Terbunuhnya al-Husain), kita diajak untuk menyaksikan fakta sejarah yang sebenarnya terjadi dalam kurun waktu tersebut. Melalui pemaparan yang ringkas tetapi padat, Utsman bin Muhammad al-Khamis membagi pembahasannya menjadi empat bagian utama. Bagian pertama, bagian pendahuluan; dijelaskan tentang cara membaca sejarah Islam, beberapa cara sejarawan mendistorsi sejarah Islam, dan peran sanad dalam kajian sejarah Islam. Pada bagian kedua, dipaparkan mengenai peristiwa-peristiwa yang terjadi sejak Rasulullah wafat hingga terbunuhnya al-Husain. Di sini beberapa peristiwa penting bersejarah pada masa tujuh khalifah umat Islam dijelaskan, termasuk keberhasilan-keberhasilan yang mereka wariskan untuk para penerusnya.

Bagian ketiga, dibahas tentang keshalihan seluruh sahabat Muhammad, penulis ingin meluruskan anggapan berupa tuduhan tidak bermoral dari sekelompok orang yang menuduh mereka haus akan kekuasaan dan jabatan duniawi, serta bahwa mereka mendampingi beliau dengan kepura-puraan. Dan terakhir, bagian keempat, dikemukakan masalah suksesi kepemimpinan setelah wafatnya sang Nabi dengan fokus pembahasannya perihal siapakah yang sesungguhnya berhak menjadi khalifah setelah beliau; di dalamnya dibicarakan polemik seputar Ali bin Abu Thalib yang diklaim sebagai sahabat yang lebih berhak memegang tampuk kepemimpinan tersebut daripada tiga khalifah sebelumnya, di samping pemaparan syubhat-syubhat yang telah meracuni pemikiran masyarakat kita.

Buku yang berjudul asli Hiqbah minat Tarikh ini benar-benar akan menyadarkan kita betapa tidak sedikit kisah sejarah umat Islam yang ternyata dusta belaka. Dengan buku ini, bias-bias sejarah yang selama ini beredar di masyarakat akan terpetakan secara benar. Dengannya pula, kita akan semakin yakin bahwa Allah Ta’ala tidak menurunkan agama ini agar hidup pada satu atau dua masa saja, melainkan untuk menjadi petunjuk bagi umat manusia sepanjang masa. Sungguh, Dia Azza wa Jalla telah memilih para sahabat Rasul-Nya sebagai hamba-hamba pilihan yang menjaga keberlanjutan dakwah Islam sampai ke hati-hati kita pada hari ini.

Bagaimana Kita Membaca Sejarah?

Kita harus membaca sejarah seperti halnya membaca hadits-hadits Rasulullah. Tatkala hendak membaca hadits-hadits beliau, tentu saja kita mengklarifikasi riwayatnya terlebih dahulu; apakah sanadnya shahih, ataukah tidak? Tidak mungkin riwayat dari Rasulullah diketahui benar atau tidaknya tanpa melalui penelitian sanad dan matan. Karenanya, para ulama memperhatikan hadits dan perawinya. Mereka mengumpulkan setiap redaksi hadits yang diriwayatkan perawi, memilah-milahnya, menghukuminya, dan memisahkan yang shahih dari yang dhaif. Dengan metode ini, hadits-hadits yang dinisbatkan kepada Rasulullah bisa dibersihkan dari cela, kebohongan, dan hal buruk semisal yang disisipkan padanya. (Selengkapnya pada hal. 14-18)

Penulis: Dr. Utsman bin Muhammad al-Khamis, Pustaka Imam asy-Syafi’i