Buku Hisnul Muslim, Sa’id bin Ali bin Wahf al-Qahthani (Toko Buku Arafah)

Buku Hisnul Muslim, Sa’id bin Ali bin Wahf al-Qahthani (Toko Buku Arafah)

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 17.000,00
Rp 13.600
You save: IDR 3.400,00! (20.00%)

Product Description

Buku Hisnul Muslim, Sa’id bin Ali bin Wahf al-Qahthani, Toko Buku Arafah

Dzikir keutamaannya sungguh sangat banyak, baik dalam al-Qur’an maupun al-Hadits semuanya menyebutkan bahwa dzikir adalah amalan yang utama. Dan ciri seorang mukmin yang baik ialah yang rajin berdzikir. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,  “Hendaklah lisanmu selalu basah karena berdzikir kepada Allah.” (HR. Tirmidzi)

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam beberapa ayat-Nya,

وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا

“Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (Surat al-Ahzab: 35)

وَاذْكُرْ رَبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ وَلَا تَكُنْ مِنَ الْغَافِلِينَ

“Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.” (Surat al-A’raf: 205)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Maukah kamu aku tunjukkan perbuatanmu yang terbaik, paling suci di sisi Rajamu (Allah), dan paling mengangkat derajatmu; lebih baik bagimu dari infak emas atau perak, dan lebih baik bagimu daripada bertemu dengan musuhmu, lantas kamu memenggal lehernya, atau mereka memenggal lehermu? Para sahabat yang hadir menjawab, “Mau, wahai Rasulullah.” Maka beliau bersabda, “Dzikir kepada Allah Yang Maha Tinggi.” (HR. at-Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Buku ini merupakan ringkasan dari kitab yang disusun oleh penulis sendiri yang berjudul adz-Dzikir wa ad-Du’a wa al-’ilaj bi ar-Ruqa minal Kitabi wa Sunnah. Beliau sendirikan bagian doa dan dzikirnya agar memudahkan kaum muslimin untuk mengambil faidah darinya. Dan beliau tidak terlampau luas dalam memaparkan takhrijul haditsnya, apabila yang ingin memperdalam hal tersebut, maka penyusun menyarankan agar menelaah kitab asli beliau. Tidak ada gading yang tak retak, begitulah permisalan karya manusia dan kesempurnaan hanyalah milik Allah Ta’ala semata.

Di awal pertemuan, penulis membawakan keutamaan dzikir yang sebagiannya telah kami sebutkan di muka. Lalu penulis membawakan doa dan dzikir sebanyak 128 buah. Dan pada poin-poin setelahnya, penulis ungkap keutamaan istighfar dan taubat, keutamaan tasbih-tahmid-tahlil dan takbir, bagaimana cara Nabi membaca tasbih, dan penulis pungkasi dengan memaparkan beberapa adab dan kebaikan.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَاللَّهِ إِنِّى لأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ فِى الْيَوْمِ أَكْثَرَ مِنْ سَبْعِينَ مَرَّةً

“Demi Allah, aku sungguh beristighfar pada Allah dan bertaubat pada-Nya dalam sehari lebih dari 70 kali.” (HR. Bukhari

Dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma, dia berkata, “Aku melihat Rasulullah menghitung bacaan tasbih (dengan jari-jari) tangan kanannya.” (HR. Abu Dawud dan at-Tirmidzi)