Buku Dosa-dosa Besar

Buku Dosa-dosa Besar

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 48.000,00
Rp 38.000
You save: IDR 10.000,00! (20.83%)

Product Description

Buku Dosa-dosa Besar

Buku Dosa-dosa Besar-Waspadalah terhadap dosa yang deritanya tidak berkesudahan, Dosa yang membuat hati tidak nyaman dan takut bila diketahui oleh orang lain. Para ulama menyebutkan definisi dosa dengan definisi yang beragam (saling terkait dan melengkapi antara yang satu dengan lainnya).

Definisi al-Kabaa’ir

Ibnu Jarir rahimahullah membawakan riwayat sebagai berikut: Telah menceritakan kepada kami Ya’quub : Telah menceritakan kepada kami Ibnu ‘Ulayyah : Telah mengkhabarkan kepada kami Ayyuub, dari Muhammad bin Siiriin, ia berkata : “Aku diberi tahu bahwa Ibnu ‘Abbaas berkata : ‘Setiap hal yang dilarang Allah adalah dosa besar.” [Tafsir Ibnu Jariir 8/244 no. 9202 dan Tafsiir Ibni Katsiir 2/283; shahih].

Telah menceritakan kepada kami Ya’quub bin Ibraahiim, ia berkata : Telah menceritakan kepada kami Ibnu ‘Ulayyah, ia berkata : Telah mengkhabarkan kepada kami Hisyaam bin Hassaan, dari Muhammad bin Waasi’, ia berkata : Telah berkata Sa’iid bin Jubair : “Semua hal yang menyebabkan/ mengkonsekuensikan (ancaman Neraka) dalam al-Qur’an adalah dosa besar.” [idem, 8/246-247 no. 9213; shahih].

ar-Raafi’iy rahimahullah berkata dalam Asy-Syarhul-Kabiir: “Dosa besar adalah sesuatu yang mengkonsekuensikan adanya hadd. Dikatakan pula, segala sesuatu yang menetapkan adanya ancaman bagi pelakunya berdasarkan nash al-Qur’an dan as-Sunnah.” [Fathul-Baariy, 12/183].

al-Baghawiy rahimahullah berkata: “Semua kemaksiatan yang mewajibkan adanya hadd, maka ia dinamakan dosa besar. Dikatakan pula, segala sesuatu yang menetapkan adanya ancaman bagi pelakunya berdasarkan nash al-Qur’an dan as-Sunnah.” [idem].

al-Qurthubiy al-Mufassir rahimahullah berkata: “Maka setiap dosa yang ditetapkan syari’at dengan besar atau kerasnya ancaman padanya, atau besarnya bahaya / kerusakan perbuatan tersebut sebagaimana telah kami sebutkan, adalah dosa besar. Adapun selain dari itu disebut dosa kecil. Inilah yang mengikatmu dalam bab ini beserta batasannya. Wallaahu a’lam.” [Tafsir al-Qurthubiy, 5/160-161].

Nash-Nash Yang Menyebutkan Tentang Dosa Besar

Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah bin Muniir, ia mendengar Wahb bin Jariir dan ‘Abdul-Malik bin Ibraahiim, mereka berdua berkata : Telah menceritakan kepada kami Syu’bah, dari ‘Ubaidullah bin Abi Bakr bin Anas, dari Anas radliyallaahu ‘anhu, ia berkata : Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya tentang dosa besar (al-kabaair). Beliau bersabda : “Syirik kepada Allah, durhaka kepada dua orang tua, membunuh jiwa (tanpa hak), dan persaksian palsu” [Diriwayatkan oleh al-Bukhaariy no. 2653].

Telah menceritakan kepadaku Haaruun bin Sa’iid Al-Ailiy : Telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb, ia berkata: Telah menceritakan kepadaku Sulaimaan bin Bilaal, dari Tsaur bin Zaid, dari Abul-Ghaits, dari Abu Hurairah: Bahwasannya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda : “Jauhilah oleh kalian tujuh perkara yang membinasakan”. Dikatakan : “Wahai Rasulullah, apakah itu ?”. Beliau menjawab : “Syirik kepada Allah, sihir, membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan hak, memakan harta anak yatim, memakan riba, melarikan diri dari peperangan, dan menuduh wanita mukminah baik-baik lagi suci telah berbuat zina.” [Diriwayatkan oleh Muslim no. 89].

Buku cetak edisi softcover, tebal buku 418 halaman, ukuran buku 15 x 23,5 cm, dan dengan berat 544 gram.
Penulis: Imam Adz-Dzahabi
Penerbit: Pustaka Arafah