Buku Biografi Imam Syafi’i (Aqwam)

Buku Biografi Imam Syafi’i (Aqwam)

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 49.000,00
Rp 41.650
You save: IDR 7.350,00! (15.00%)

Product Description

Buku Biografi Imam Syafi’i (Aqwam)

Imam Mazhab empat yang ketiga dalam sejarah dan dikenal keilmuannya adalah Imam Muhammad bin Idris al-Muttalibi al-Quraisy asy-Syafi’i. Dan ketiga Imam tersebut (Imam Malik, Ahmad, Syafi’i) mempunyai kun-yah yang sama; Abu Abdillah. Kun yah adalah nama yang diawali dengan kata “Abu” jika yang diberi kun yah adalah seorang laki-laki, atau dengan kata “Ummu” jika yang diberi kunyah adalah seorang perempuan.

Belajar Tidak Hanya Dengan Satu Orang Guru

Inilah sederetan guru-guru beliau. Jumlah guru Imam asy-Syafi’i yang terkenal ada sembilan belas orang; lima orang dari Mekah, enam dari Madinah, empat dari Yaman, dan empat lagi dari Irak. Adapun yang dari Mekah, mereka adalah: Sufyan bin ‘Uyainah, Muslim bin Khalid az-Zanji, Sa’id bin Salim al-Qaddah, Dawud bin ‘Abdurrahman al-’Atthar, dan ‘Abdul Hamid bin ‘Abdul ‘Aziz bin Abi Dawud.

Adapun yang dari Madinah adalah Malik bin Anas, Ibrahim bin Sa’ad al-Anshari, ‘Abdul ‘Aziz bin Muhammad ad-Darawardi, Ibrahim bin Abi Yahya al-Usami, Muhammad bin Abi Sa’id bin Abi Fadik, dan Abdullah bin Nafi’ ash-Shana’, Shahabat Ibnu Abi Dza’ub.

Adapun yang dari Yaman adalah Mutharrif bin Mazin, Hisyam bin Yusuf (hakim Shan’a), Umar bin Abi Salamah (Shahabat al-Auza’i), dan Yahya bin Hassan (Shahabat al-Laits bin Sa’ad).

Lalu ada Ulama kesohor lainnya seperti Muhammad bin Hasan. Subhanallah

Kecerdasan Tanpa Tanding

‘Ubaid bin Muhammad bin Khalaf al-Bazzar berkata, “Ketika Abu Tsaur ditanya tentang siapa yang lebih cerdas antara Imam Syafi’i dan Muhammad bin Hasan, maka dia menjawab bahwa Imam Syafi’i lebih cerdas daripada Muhammad, Abu Yusuf, Abu Hanifah, Hammad, Ibrahim, Alqamah, dan Aswad.”

Ibrahim bin Abi Thalib al-Hafizh berkata, “Aku bertanya kepada Abu Qudamah as-Sarkhasi tentang Imam Syafi’i, Imam Ahmad, Abu ‘Ubaid dan Ibnu Rahawaih, maka dia menjawab, “Imam Syaf’i lebih unggul daripada mereka semua.”

Kisah Unik

Suatu Khalifah Makmun bertanya, “Wahai Muhammad, apa sebabnya Allah menciptakan lalat?” Lalu Imam Syafi’i terdiam sebentar dan melihat ada lalat yang hinggap di pipi Khalifah. Lalu beliau menjawab, “Wahai Amirul Mukminin, lalat diciptakan untuk menghinakan para Raja.” Masya Allah  … tertawalah Khalifah sejadi-jadinya mendengar jawaban tersebut. Beda kalau di Indonesia, “Siapakah yang paling bisa menghinakan Presiden?” Maka spontan akan dijawab, “Tukang cukur!” Ada yang tanya, “Apa illat (sebabnya)?” Mau tahu? “Karena pencukur itu akan mengatakan, “Pak kepalanya miring kiri”, “Pak kepalanya miring kanan”, Lalu dipeganglah kepalanya … hmm … inilah candaan yang sudah menyebar luas, bukan untuk menghinakan tapi just laughing / jas lafing (sekedar membuat tertawa untuk mengakrabkan suasana).

Kembali ke buku, selain disuguhi biografi Imam Syafi’i, Anda akan diajak serta untuk menengok fikih yang begitu luas dan kecerdasan yang luar biasa dari beliau dalam beristimbath (mengambil kesimpulan dalam berdalil), dan etika yang luhur dari seorang panutan umat!

Penulis Abdul Aziz asy-Syinawi, Aqwam Jembatan Ilmu.