Buku Bekam Sinergi

Buku Bekam Sinergi

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 140.000,00
Rp 112.000
You save: IDR 28.000,00! (20.00%)

Product Description

Buku Bekam Sinergi

Buku Bekam Sinergi-Dalam buku ini saya mulai dengan definisi bekam bekam sinergi. Menurut saya, hal tersebut cukup unik yang mengacu pada dasar kedokteran tradisional. Karena, pola pikir kedokteran di Indonesia didominasi oleh kedokteran modern. Setelah mengetahui definisi, maka saya lanjutkan dengan urgensi mengapa harus sinergi barat, timur, dan thibbun nabawi. Kemudian dilanjutkan dengan mekanisme  kerja bekam yang tentunya dilihat dari medis modern, tradisional, dan thibbun nabawi.  Keutamaan berbekam saya sampaikan sedikit sebagai dasar beramal sehingga bisa bernilai mengikuti sunnah dalam berobat bekam (bekam bukan sunnah, hanya anjuran saja. pembaca bisa melihat fatwa-fatwa ulama dalam hal ini -deskriptor). Tujuh materi dasar dan 6 patogen yang merupakan ciri khas bekam sinergi kita bahas, meskipun melewati materi yang seharusnya disampaikan yaitu penggolongan 5 unsur di alam. Kemudian materi tentang diagnosis dan dasar diagnosis membekam akan dibahas dengan menitikberatkan pada lidah sebagai salah satu penentu diagnosis dalam pembekaman. Selanjutnya, yang menjadi poin terpenting  dalam buku ini adalah penggolongan sindrom yang bisa dilakukan dengan bekam atau tidak. Pemilihan titik bekam dengan mengkolaborasikan titik sunnah dengan titik akupuntur menurut pengobatan tradisional saya terapkan dalam buku ini. Dan akhirnya saya tutup buku ini dengan contoh soal bekam sinergi supaya pembaca lebih mampu memahami  bekam sinergi.

Bekam Sinergi Apaan Sih?

Bekam Sinergi adalah Sebuah metode penanganan penyakit yang melibatkan penarikan Qi (Energi) dan Xue (darah) ke permukaan kulit menggunakan ruang hampa udara (vakum) yang tercipta di dalam gelas atau kop dengan mempertimbangkan kekuatan 7 materi dasar dan 6 patogen ekternal yang harus dikeluarkan dari dalam tubuh.

Wabah Anggapan Bekam Adalah Sunnah

Banyak yang menganggap bahwa yang berbekam mendapatkan pahala dengan sebab menjalankan sunnah (sunnah menurut ulama fiqih; jika dikerjakan dapat pahala dan jika tidak diamalkan tidak mengapa. Contoh: Shalat sunnah rawatib) atau yang berkeyakinan lebih dari itu; yakni menganggap sunnah secara umum (baca: yang melakukan dapat pahala, sedangkan yang tidak maka ia berdosa). Karena sunnah secara umum bermakna (ajaran) Islam. Sebagaimana ucapan al-Imam Barbahari, “Sunnah adalah Islam dan Islam adalah Sunnah.”  Berikut ini kami kutipkan fatwa dari salah seorang ulama tentang bekam;

  • Syaikh Shalih al-Fauzan hafidzahullah berkata, “Bekam adalah perkara mubah. Ia termasuk pengobatan yang mubah. Tidak dikatakan bahwa ia sunnah, sehingga orang yang tidak melakukan bekam berarti telah meninggalkan sunnah. Tidak dikatakan demikian. Bekam termasuk perkara mubah. Dan pengobatan termasuk salah satu dari perkara mubah.”
  • Syaikh Abdurrahman bin Nashir al Barrak hafidzahullah berkata, “Bekam adalah salah satu metode pengobatan, terapi penyakit sehingga dia tergolong perkara adat kebiasaan, bukan perkara ibadah. Perkara yang bukan ibadah yang Nabi lakukan itu menunjukkan bolehnya hal tersebut. Sehingga kesimpulannya, bekam itu hanya kita nilai hanya sebagai perkara mubah.”

(muslimafiyah.com/thibbun-nabawi)

Semoga kita diberi taufiq untuk mendudukkan perkara sesuai dalil yang berlaku, bukan asal comot hadits, lalu dipahami sendiri (baca: tidak mengikuti bimbingan ulama).

Buku cetak edisi hardcover, full colour dan bonus DVD tutorial praktik bekam, tebal buku 400 halaman, ukuran buku 17,5 x 24,5 cm, dan dengan berat 762 gram.

Penulis: Achmad Ali Ridho
Penerbit: Aqwamedika