Buku Aku Cinta Islam (QIDS)

Buku Aku Cinta Islam (QIDS)

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 340.000,00
Rp 272.000
You save: IDR 68.000,00! (20.00%)

Product Description

Buku Aku Cinta Islam

Berbicara tentang Islam, berarti kita berbicara tentang iman dan akhlak. Akhlak adalah cerminan iman seorang muslim. Akhlak itu keindahan yang tercermin dari pribadi seorang muslim. Akhlak itu kewajiban seorang muslim. Dengan akhlak, kehormatan dan kemuliaan seorang muslim akan terlihat. Dengan akhlak seorang muslim akan mendapatkan kedudukan yang tinggi di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah sosok yang memiliki akhlak yang tinggi. Allah Ta’ala memuji ketinggian akhlak Rasulullah. Para musuh Islam pun mengakui kemuliaan akhlak Rasulullah. Akhlak Rasulullah terlihat sejak masih anak-anak, penduduk Mekkah menjulukinya dengan al-Amin (yang terpercaya). Hingga banyak orang di zaman itu yang masuk Islam karena melihat kemuliaan akhlak Rasulullah.

Perisai al-Qur’an menerbitkan buku ketiga dari serial Aku Cinta Islam: Akhlak Mulia untuk anak-anak. Seri Akhlak Mulia ini merupakan upaya kami untuk menanamkan akhlak mulia pada diri anak-anak kita, di tengah-di tengah maraknya pengaruh budaya barat. Seri akhlak mulia ini menyajikan beberapa variasi materi, yaitu hadits Nabi yang dijabarkan menjadi pelajaran-pelajaran penting yang sesuai dengan topik pembahasan, kisah sahabat yang meriwayatkan hadits tersebut, serta contoh-contoh dalam kesehariaan anak-anak. Semua ini dilakukan dengan tujuan agar lebih memberikan daya tarik bagi anak-anak untuk membaca dan menelaah buku ini.

Seorang sahabat mulia yang bernama Hudzaifah bin Yaman radhiyallahu ‘anhu pernah mengatakan; “Banyak orang bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang kebaikan, sedangkan aku bertanya tentang keburukan. Aku takut keburukan itu ada pada diriku.”

Akhlak dan perilaku terpuji itu bukan hanya diperoleh dengan memahami dan mempelajari segala perbuatan baik yang diperintahkan Allah Tabaraka wa Ta’ala dan Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada seluruh umat manusia. Akan tetapi, kebaikan itu dapat diperoleh dengan kita mempelajari keburukan, di samping nilai-nilai positif itu.

Inilah yang disampaikan sahabat di atas. Hudzaifah ingin mengatakan kepada kita, bahwa ketakwaan itu bukan hanya diperoleh dengan  memahami dan mempelajari segala perintah Allah Ta’ala dan Rasulullah saja, tetapi ketakwaan itu dapat dilakukan dengan menggabungkan antara kebaikan dengan keburukan. Artinya, di samping kita mempelajari segala yang diperintahkan dalam Islam, kita juga berkewajiban untuk mempelajari dan memahami larangan-larangan yang telah dijelaskan oleh Allah dan Rasulullah. Tujuan dari ini semua, seperti yang dikatakan oleh sahabat Hudzaifah di atas, adalah agar kita dapat menghindar dari larangan-larangan itu, menjauhkan diri dari segala kemaksiatan, dan di sisi lain kita melaksanakan segala ketaatan.

Menjadi seorang muslim yang berkepribadian mulia tentu bukan hanya dengan mempelajari akhlak-akhlak terpuji semata. Akhlak-akhlak tercela juga tidak bisa dikesampingkan begitu saja, bahkan harus dipelajari dan dipahami dengan baik. Dengan demikian, nilai-nilai positif itu benar-benar tertanam pada diri seseorang muslim dan agar nilai-nilai negatif menjauh dari dirinya.

Buku Set Aku Cinta Islam, Penulis: Nizar Saad Jabal Lc. Dkk, Mpd, Penerbit: QIDS, Buku cetak edisi hardcover, buku set terdiri dari 4 jilid full warna/colour, ukuran 24,5 x 20,5 cm, dan dengan berat 2000 gram