Buku Akhlak Tercela

Buku Akhlak Tercela

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 75.000,00
Rp 60.000
You save: IDR 15.000,00! (20.00%)

Product Description

Buku Akhlak Tercela

Buku Akhlak Tercela-Seorang sahabat yang mulia yang bernama Hudzaifah ibnu Yaman radhiyallahu ‘anhu pernah mengatakan, “Banyak orang bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang kebaikan, sedangkan aku bertanya  tentang keburukan, saya takut bila keburukan itu ada pada diriku.”

Akhlak dan perilaku terpuji itu bukan hanya diperoleh dengan memahami dan mempelajari segala perbuatan baik yang diperintahkan Allah Tabaraka wa Ta’ala dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada seluruh umat manusia, tetapi kebaikan itu dapat diperoleh dengan kita mempelajari keburukan, di samping nilai positif-positif itu.

Ini yang disampaikan sahabat di atas. Hudzaifah ingin mengatakan kepada kita, bahwa ketakwaan itu bukan hanya diperoleh dengan memahami dan mempelajari segala perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasulullah saja, tetapi ketakwaan itu dapat dilakukan dengan menggabungkan antara kebaikan dengan keburukan. Artinya, di samping kita mempelajari segala yang diperintahkan dalam Islam, kita juga berkewajiban untuk mempelajari dan memahami larangan-larangan yang telah dijelaskan oleh Allah Ta’ala dan Rasulullah.

Tujuan dari ini semua, seperti yang dikatakan oleh sahabat Hudzaifah di atas, adalah agar kita dapat menghindar dari larangan-larangan itu, menjauhkan diri dari segala kemaksiatan, dan di sisi lain kita melaksanakan segala ketaatan.

Menjadi seorang muslim yang berkepribadian mulia tentu bukan hanya mempelajari akhlak-akhlak terpuji, tetapi akhlak-akhlak tercela juga tidak bisa dikesampingkan begitu saja, bahkan harus dipelajari dan dipahami dengan baik. Sehingga, nilai-nilai negatif terjauh dari dirinya.

Inilah dua kekuatan besar dalam akhlak seorang muslim, kekuatan untuk melaksanakan segala yang diperintahkan Allah dan Rasulullah kepadanya, kekuatan untuk menghindar dari segala yang dilarang. Ibarat pepatah Arab yang berbunyi, “Pembelajaran yang dilakukan sejak kecil ibarat menulis batu.” Alangkah indahnya jika dua kekuatan itu tertanam pada anak-anak kita sejak kecil. Pemahaman akan akhlak mulia melahirkan seorang anak yang selalu taat kepada Allah dan Rasulullah, sedangkan pemahaman terhadap akhlak tercela akan melahirkan anak yang tidak segan-segan mencampakkan segala yang dilarang oleh Allah dan Rasulullah.

Inilah kepribadian muslim, sungguh bahagia orang tua yang memiliki anak dengan akhlak Islami, seorang anak yang melaksanakan nilai-nilai akhlak mulia, dan menjauhkan diri dari akhlak tercela.

Buku Akhlak Tercela terdiri dari kumpulan akhlak-akhlak yang dilarang dalam Islam, berdasarkan dalil-dali dari al-Qur’an dan sunnah Rasulullah yang shahih, agar anak-anak dapat memahami dengan baik, dan akhirnya tertanam dalam diri mereka, sehingga mereka dapat menjauhkan diri dari perilaku tercela itu.

Buku ini disajikan dengan metode yang sama dengan tiga buku sebelumnya, disajikan dengan pendekatan hadits. Didahului dengan hadits shahih, dengan harapan anak-anak dapat menghafalnya, lalu mengenal sahabat, perawi hadits, baru setelah itu pembahasan hadits, atau inti bab, dan disertai dengan contoh-contoh dalam keseharian, terkadang disajikan kisah-kisah yang mengandung pelajaran besar. Mudah-mudahan buku ini dapat menjadi bacaan Islami buat anak-anak kita, dan  dapat memberikan  kontribusi dalam membangun perilaku dan akhlak generasi Islam mendatang.

Buku cetak edisi hardcover, full colour/warna, tebal buku 84 halaman, ukuran buku 24 x 20,5 cm, dan dengan berat 590 gram.
Penulis: Nurdin Apud Sarbinin Lc
Penerbit: QIDS