Buku 52 Nasehat Agar Anak Tidak Durhaka

Buku 52 Nasehat Agar Anak Tidak Durhaka

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 30.000,00
Rp 25.500
You save: IDR 4.500,00! (15.00%)

Product Description

Buku 52 Nasehat Agar Anak Tidak Durhaka

Buku 52 Nasehat Agar Anak Tidak Durhaka-Jika kedua orang tua dapat memahami perannya dengan baik dan dapat menunaikan tugasnya dengan sempurna maka kelak anak-anaknya akan tumbuh  menjadi anak yang shalih dan berbakti kepadanya. Sedangkan jika kedua orang tua tidak memahami perannya dan menyepelekan tugas dan tanggung jawabnya maka tentu anak-anaknya kelak akan menjadi nakal, membangkang, dan durhaka kepadanya.

Dan benarlah apa yang dikatakan oleh penyair:

Dan seorang anak akan tumbuh berkembang

di antara kami, sesuai dengan didikan orang tuanya

Oleh karenanya, wajib bagi orang tua untuk memahami dengan baik tugas dan tanggung jawab pendidikan anak-anaknya agar mereka dapat meraih kesuksesan dan tumbuh berkembang menjadi generasi yang diharapkan, tidak tergoyahkan oleh terpaan angin yang kencang dan tidak terkalahkan oleh gelombang air yang datang, dan menjadi penyejuk mata bagi orang tuanya kelak di kemudian hari, insya Allah.

Yang ada di tangan para pembaca sekalian ini adalah karya yang saya susun menyangkut masalah ini, di mana saya jelaskan di dalamnya apa yang wajib dilakukan oleh orang tua terhadap orang anak-anaknya dan apa yang mesti dihindarkan oleh mereka. Dengan harapan, semoga buku ini dapat membantu mereka menciptakan generasi yang utuh, taat, dan berbakti kepada orang tuanya.

Larangan Durhaka Kepada Orang Tua

Dari Mughirah bin Syu’bah radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

إِنَّاللَّهَ تَعَالَى حَرَّمَ عَلَيْكُمْ عُقُوقَ اْللأَمَّهَاتِ، وَمَنْعًا وَهَاتِ وَوَأْدَ اْلبَنَاتِ، وَكَرِهَ لَكُمْ قِيْلَ وَقَالَ، وَكَشْرَةَ اْلسُّؤَالِ، إِضَاعَةَ اْلمَالِ

“Sesungguhnya Allah mengharamkan atas kamu, durhaka pada ibu dan menolak kewajiban, dan minta yang bukan haknya, dan membunuh anak hidup-hidup, dan Allah membenci padamu banyak bicara, dan banyak bertanya demikian pula memboroskan harta (menghamburkan kekayaan).” (HR. al-Bukhari (Fathul Baari 10/405 No. 5975) dan  Muslim No. 1715 912))

Dari Abu Darda radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ عَاقٌ وَلاَ مُدْمِنُ خَمْرٍ وَلاَ مُكَذِّبٌ باْلقَدَرِ

“Tidak masuk Surga anak yang durhaka, peminum khamr (minuman keras) dan orang yang mendustakan qadar.” (HR. Ahmad 6/441 dan di Hasankan oleh al-Albani dalam Silsilah Hadits Shahih, no. 675]

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah bersabda:

بَابَانِ مُعَجَّلاَنِ عُقُو بَتُهُمَا فِى الدُّنْيَا الْبَغْىُ وَ الْعُقُوقُ

“Dua perbuatan dosa yang Allah cepatkan adzabnya (siksanya) di dunia yaitu berbuat zhalim dan al’uquq (durhaka kepdada orang tua).” (HR. Hakim 4/177)

Dari Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhu berkata, ‘Telah berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:

ثَلاَثَةٌ لاَ يَدْ خُلُونَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَنْظُرُ اللَّهُ إِلَيْهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ : اْلعَاقُّ لِوَالِدَيْهِ، وَالْمَرْأَةُ الْمُتَرَجِّلَةُ اَلْمُتَشَبِّهَةُ بِالرِّجَالِ والدُّيُوثُ

“Ada tiga golongan yang tidak akan masuk Surga dan Allah tidak akan melihat mereka pada hari Kiamat yakni anak yang durhaka kepada kedua orang tuanya, perempuan yang menyerupai laki-laki dan kepala rumah tangga yang membiarkan adanya kejelekan (zina) dalam rumah tangganya.” (HR. Hakim, Baihaqi, Ahmad 2/134)

Buku cetak edisi softcover, tebal buku 284 halaman, ukuran buku 11 x 17,5 cm, dan dengan berat 302 gram.
Penulis: Sa'ad Karim Al-Fiqqi
Penerbit: Darus Sunnah