Buku 50 Doa Mengatasi Problem Hidup (Cetakan Baru)

Buku 50 Doa Mengatasi Problem Hidup (Cetakan Baru)

Beli Produk Ini

Rp 34.000

Product Description

Buku 50 Doa Mengatasi Problem Hidup (Cetakan Baru)

Jika biasanya kita menemukan di sudut-sudut toko buku "Tuntunan Doa Sehari-Hari Lengkap", tapi kali ini lain, lebih spesifik. Mengapa? Sebab penulis menyengaja mengumpulkan 50 doa yang bersumber dari al-Qur'an dan hadits yang memuat doa-doa untuk mengatasi kesusahan hidup. Apalagi di zaman ini ... banyak orang yang mengeluh dengan rezekinya, pekerjaan yang belum menghampiri, karir yang dititinya,  jodoh yang belum kunjung tiba, dan sederet kegalauan yang berujung nestapa.

Sebab Lemahnya Doa

Kadang kita merasa sudah berdoa, tapi seakan-akan harapan terkabulnya doa  belum tampak juga. Sekarang, atau besok ya … harap-harap cemas saat menunggunya. Jika demikian halnya, bisa jadi itu karena lemahnya doa. Doa itu ibarat senjata, jika tak pandai menggunakannya, tentu tidak bermanfaat. Di antara sebab-sebab lemahnya doa pada seseorang:

  • Lemahnya iman
  • Doa berisi hal-hal yang tidak disukai oleh Allah, yakni mengandung maksiat dan permusuhan. Contohnya, bila ia dengki kepada sepasang suami istri, lalu ia mendoakan agar mereka bercerai, berdoa agar mendapat banyak harta untuk mabuk-mabukan, berfoya-foya, dan yang semisalnya.
  • Karena mengkonsumsi hal yang haram, baik makanan, minuman, pakaian, dan lain-lain.
  • Penuh dengan dosa yang menutupi hati.
  • Kelalaian hati saat berdoa.
  • Tergesa-gesa ingin doanya cepat terkabul.

Doa # 10: Doa Meminta ilmu, Rezeki yang halal, Dan Amal yang Diterima


اللّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَ رِزْقًا طَيِّبًا وَ عَمَلاً مُتَقَبَّلاً

Allhohumma inni as-aluka ‘ilman naafi’an wa ‘amalan mutaqobbalaa.

“Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku, dan orang lain), rezeki yang halal, dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).

Faedah: Setiap Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan shalat Shubuh setelah salam, maka beliau membaca doa ini.

Sekilas Tentang Penulis

Nama beliau adalah Muhammad Abduh Tuasikal, S.T, M.Sc. Beliau lahir di Ambon, namun pendidikan SD sampai SMA diselesaikannya di Jayapura. Beliau tidak memiliki latar belakang pendidikan agama. Beliau mengenyam pendidikan agama di pesantren mahasiswa yang bernama Ma’had al-Ilmi. Ma’had tersebut diampu oleh para pengajar dari Pondok Pesantren Jamillurrahman dan Islamic Centre bin Baz. Saat itu beliau masih kuliah di Universitas Gadjah Mada. Bisa dikatakan pagi kuliah, sorenya nyantri.

Saat studi S-2 di luar negeri, beliau menyempatkan diri untuk menimba ilmu dengan beberapa ulama. Di antaranya: Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan, Syaikh Dr. Sa’ad bin Nashir asy-Syatsri, Syaikh Shalih bin Abdullah al-Ushaimi, dan Syaikh Abdurrahman bin Nashir al-Barrak hafizhahumullah.

Beliau sangat aktif menulis, karenanya beliau didaulat untuk menjadi pimpinan redaksi Muslim.or.id (sampai akhir 2016 M). Di samping itu beliau juga menulis artikel di situs pribadinya; Rumaysho.com dan RemajaIslam.com. Di antara karya tulis beliau yang sudah dibukukan: Bagaimana Cara Beragama yang Benar (Terjemahan Syarh Aqidah Thahawiyah), Mengikuti Nabi Bukanlah Teroris, Panduan Amal Shalih di Musim Hujan, dan karya-karya lainnya hingga mencapai 28 buku.

Leave your comment here