Al-Qur’an Dan Terjemahnya

Al-Qur’an Dan Terjemahnya

Beli Produk Ini

Rp 60.000

Product Description

Al-Qur’an Dan Terjemahnya

Al-Qur’an Dan Terjemahnya-Merasa rugi jika Anda belum membaca koran (daily news) hari ini? Mengapa Anda tidak pernah berpikir, berpaling meninggalkan al-Qur’an juga termasuk kerugian? Ada sekian keuntungan yang didapatkan dengan membaca al-Qur’an tanpa pulsa dan tanpa kuota. Live streaming versi suara Anda …

Pahala Berlimpah

عَنْ عَبْد اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ رضى الله عنه يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لاَ أَقُولُ الم حرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ ».

“Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Siapa yang membaca satu huruf dari al-Qur’an maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan الم satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf.” (HR. at-Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih al-Jami’, no. 6469)

Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Pelajarilah al-Qur’an ini, karena sesungguhnya kalian diganjar dengan membacanya setiap hurufnya 10 kebaikan, aku tidak mengatakan itu untuk الم  , akan tetapi untuk untuk Alif, Laam, Miim, setiap hurufnya sepuluh kebaikan.” (Atsar riwayat ad-Darimy dan disebutkan di dalam kitab Silsilat al-Ahadits ash-Shahihah, no. 660).

al-Ustadz Abu Mushlih Ari Wahyudi menjelaskan, “Dan hadits ini sangat menunjukkan dengan jelas, bahwa muslim mana pun yang membaca al-Qur’an baik paham atau tidak paham, maka dia akan mendapatkan ganjaran pahala sebagaimana yang dijanjikan. Dan sesungguhnya kemuliaan Allah Ta’ala itu Maha Luas, meliputi seluruh makhluk, baik orang Arab atau ‘Ajam (yang bukan Arab), baik yang bisa bahasa Arab atau tidak.” (muslim.or.id/8669)

Khataman Qur’an

Dari Ibrahim an-Nakha’i, ia berkata, “Al-Aswad biasa mengkhatamkan al-Qur’an di bulan Ramadhan setiap dua malam.” (Siyar A’lam an-Nubala, 4: 51). Subhanallah … Yang ada, kita hanya jadi orang yang lalai dari Al-Qur’an di bulan Ramadhan.

Disebutkan dalam kitab yang sama di luar bulan Ramadhan, Al-Aswad biasa mengkhatamkan Al-Qur’an dalam enam malam. Waktu istirahat beliau untuk tidur hanya antara Maghrib dan Isya. (Siyar A’lam an-Nubala, 4: 51)

Ada seorang ulama di kalangan tabi’in yang bernama Qatadah bin Da’amah yang meninggal tahun 60 atau 61 Hijriyah dan salah seorang murid dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu. Beliau ini sampai dikatakan oleh Imam Ahmad bin Hanbal sebagai ulama pakar tafsir dan paham akan perselisihan ulama dalam masalah tafsir. Sampai-sampai Sufyan ats-Tsaury mengatakan bahwa tidak ada di muka bumi ini yang semisal Qatadah. Salam bin Abu Muthi’ pernah mengatakan tentang semangat Qatadah dalam berinteraksi dengan al-Qur’an, “Qatadah biasanya mengkhatamkan al-Qur’an dalam tujuh hari. Namun jika datang bulan Ramadhan ia mengkhatamkannya setiap tiga hari. Ketika datang sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan, ia mengkhatamkan setiap malamnya.” (Siyar A’lam an-Nubala’, 5: 276)

Muhammad bin Idris Asy-Syafi’i yang kita kenal dengan Imam Syafi’i yang terkenal sebagai salah satu ulama madzhab sebagaimana disebutkan oleh muridnya ar-Rabi’ bin Sulaiman, “Imam Syafi’i biasa mengkhatamkan al-Qur’an di bulan Ramadhan sebanyak 60 kali.” (setara dengan sua hari sekali). ~Disarikan dari rumaysho.com/11162~

Alquran cetak hardcover, ukuran 15 x 21 cm, dan dengan berat 651 gram.

Penerbit: Darul Haq