Buku Wahai Anakku … Inilah Tata Cara Shalat Sesuai Petunjuk Nabi (Pustaka Ibnu Katsir)

Buku Wahai Anakku … Inilah Tata Cara Shalat Sesuai Petunjuk Nabi (Pustaka Ibnu Katsir)

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 24.000,00
Rp 19.200
You save: IDR 4.800,00! (20.00%)

Product Description

Buku Wahai Anakku … Inilah Tata Cara Shalat Sesuai Petunjuk Nabi

Serial Anak, Pustaka Ibnu Katsir

Pandai berwudhu dan shalat sejak dini ialah idaman para orang tua pilihan. Mereka mengerti bahwa kelak amal jariyahlah yang bermanfaat di akhirat. Bukan les ini atau les itu … (dari sekian les dunia). Inilah buku yang menarik dan sangat mendidik. Jika secara teori mereka telah mendapatkannya di sekolah. Maka buku ini mencoba mengulang kembali dengan peraga gambar dan tulisan ringan sebagai pemandu. Meski berbicara masalah shalat dari A hingga Z, buku ini tidak mengalpakan dan menambahkan tema yang terkait dengan shalat yakni wudhu sebelum shalat dan dzikir setelah shalat. 

Telah maklum diketahui bahwa tidak ada shalat bagi yang tidak bersuci. Berbeda halnya dengan bersuci itu sendiri yang melazimkan tidak untuk menunaikan shalat. Bahasa simpelnya, “orang akan shalat harus berwudhu, tapi orang wudhu tidak mesti akan shalat.” Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, 

لاَ تُقْبَلُ صَلاَةٌ بِغَيْرِ طُهُورٍ

“Tidak ada shalat kecuali dengan thaharah.”

Dalam riwayat lain disebutkan, 

لاَ تُقْبَلُ صَلاَةُ أَحَدِكُمْ إِذَا أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ

“Shalat salah seorang di antara kalian tidak akan diterima -ketika masih berhadats- sampai dia berwudhu.”

Dan wudhu dari rumah menuju masjid membuahkan pahala yang besar. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ تَطَهَّرَ فِى بَيْتِهِ ثُمَّ مَشَى إِلَى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ لِيَقْضِىَ فَرِيضَةً مِنْ فَرَائِضِ اللَّهِ كَانَتْ خَطْوَتَاهُ إِحْدَاهُمَا تَحُطُّ خَطِيئَةً وَالأُخْرَى تَرْفَعُ دَرَجَةً

“Barangsiapa bersuci di rumahnya lalu ia berjalan menuju salah satu rumah Allah untuk menunaikan salah satu kewajiban yang Allah tetapkan, maka salah satu langkah kakinya akan menghapuskan kesalahan dan langkah kaki yang lain meninggikan derajat.” 

Di kesempatan lain Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَتَوَضَّأُ رَجُلٌ مُسْلِمٌ فَيُحْسِنُ الْوُضُوءَ فَيُصَلِّى صَلاَةً إِلاَّ غَفَرَ اللَّهُ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الصَّلاَةِ الَّتِى تَلِيهَا

“Tidaklah seorang muslim memperbagus wudhunya, lantas ia mengerjakan shalat melainkan Allah mengampuni baginya dosa di antara shalat tersebut dan shalat berikutnya.”

Seseorang yang menjaga shalat tengah menjaga Islam dari dalam, dan sebaliknya mereka yang menyia-nyiakannya tengah merobohkannya dari dalam, 

رَأْسُ الأَمْرِ الإِسْلاَمُ وَعَمُودُهُ الصَّلاَةُ وَذِرْوَةُ سَنَامِهِ الْجِهَادُ

“Pokok perkara adalah Islam, tiangnya adalah shalat, dan puncak perkaranya adalah jihad.” 

Demikianlah keutamaan wudhu dan shalat yang dapat kami sebutkan di antaranya. 

Dzikir Seusai Shalat

Acapkali kita temui, saat shalat selesai, segera para jamaah berhamburan keluar dari masjid. Dan hanya sebagian saja yang masih bertahan di masjid untuk berdzikir. Dzikir setelah shalat ini bukanlah beban bagi kaum muslimin, sebab sejatinya dzikir itu menguatkan ibadah, hati menjadi tenang dan mempermudah untuk ditolong oleh Allah Ta’ala. Sudahkah Anda berdzikir hari ini?

Judul Buku : Wahai Anakku Inilah Tata Cara Shalat Sesuai Petunjuk Nabi
Penulis : Serial Anak
Penerbit : Pustaka Ibnu Katsir
Format Buku : Softcover
Dimensi Buku : tebal buku 52 halaman, ukuran buku 15.5 x 22 cm, berat buku packing +/- 250 gram