Buku Tafsir Jalalain (Penerbit Ummul Qura)

Buku Tafsir Jalalain (Penerbit Ummul Qura)

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 185.000,00
Rp 150.000
You save: IDR 35.000,00! (18.92%)

Product Description

Buku Tafsir Jalalain

Jalaluddin Al-Mahalli dan Jalaluddin As-Suyuthi, Penerbit Ummul Qura

Kitab tafsir apa saja yang telah Anda kenal? Tafsir Al-Qurthubi, Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir As-S’idi dan tentunya Tafsir Al-Jalalain. Sebuah kitab tafsir yang melegenda di tanah air. Kitab Tafsir klasik Sunni ini awalnya disusun oleh Imam Jalaluddin Al-Mahalli pada tahun 1459 M. Kemudian dilanjutkan pengerjaannya oleh sang murid yakni Imam Jalaluddin As-Suyuthi pada tahun 1505 M. Sebagai penyempurna terhadap tafsir ini, penerbit sertakan catatan dari Syaikh Prof. Dr. Muhammad Al-Khumayyis (Dosen di bidang Akidah dan Mazhab, Fakultas Ushuluddin, Universitas Al-Imam, Riyadh, Saudi Arabia).

Di antara keutaman tafsir Al-Jalalain ini adalah tidak ditemukan adanya perbedaan pada gaya penafsiran, meski kitab ini ditulis oleh dua orang pakar yang berbeda. Ada ulama yang meneliti bahwa perbedaan yang dapat ditemukan hanyalah kurang dari sepuluh tempat dari semua uraian tafsir yang memuat 30 juz dari Al-Qur’an. Ini menunjukkan ketepatan dan kecermatan yang luar biasa dari kedua penyusun tafsir.

Tafsir Al-Jalalain adalah kitab fenomenal dalam perjalanan sejarah keilmuan Islam, khususnya dalam bidang ilmu Tafsir. Kelugasan bahasa dan metode penyampaiannya yang sederhana tidak menghalangi kemasyhuran kitab ini di tengah-tengah karya para ulama yang mendalam dan luas keilmuannya.

Sedikit Catatan Penting

Tafsir Al-Jalalain termasuk salah satu tafsir yang ringkas, mudah, beredar luas, dan banyak pembacanya. Tafsir ini terbilang bagus dan bermanfaat. Hanya saja di dalamnya ada satu-dua kekeliruan yang wajib diingatkan, serta mengingatkannya kepada masyarakat agar mereka mengetahui persoalan agama berdasarkan dalil yang jelas, dengan harapan agar tidak terjerumus ke dalam kekeliruan-kekeliruan yang berimbas pada keselamatan akidah.

Penting untuk diketahui, kedua mufassir ini memiliki keagungan dan kemuliaan tersendiri. Saya bukanlah siapa-siapa untuk memberikan penilaian terhadap kedua imam agung ini. Namun, kekeliruan-kekeliruan  yang ada di dalam tafsir kedua imam ini wajib untuk saya ingatkan dari sudut pandang syariat. Saya tidak bermaksud untuk menghakimi sosok kedua mufassir ini, tapi hanya mendiskusikan satu-dua hal yang tertuang dalam kitab karya keduanya.

Saya tidak mengklaim telah membahas persoalan dan tema ini secara sempurna dan sudah memenuhi hak persoalan ini. Keterangan berikut ini hanya sedikit contoh yang tertuang dalam tafsir ini, Allah Ta’ala berfirman,

أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ ٱلْقُرْءَانَ ۚ وَلَوْ كَانَ مِنْ عِندِ غَيْرِ ٱللَّهِ لَوَجَدُوا۟ فِيهِ ٱخْتِلَٰفًا كَثِيرًا

“Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Qur’an? Kalau kiranya Al-Qur’an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.” (Surat An-Nisaa’: 82)

(Dikutip dari Anwarul Hilalain fit Ta’aqqubat ‘alal Jalalain, sebuah kata pengantar dari Syaikh Muhammad Al-Khumayyis)

Judul Buku : Tafsir Jalalain
Penulis : Jalaluddin Al-Mahalli dan Jalaluddin As-Suyuthi
Penerbit : Ummul Qura
Format Buku : Hardcover
Dimensi Buku : tebal buku 605 halaman, ukuran buku 21.5 x 30 cm, berat buku packing +/- 1750 gram