Buku Sifat Dzikir Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sesudah Shalat Wajib (Maktabah Mu’awiyah)

Buku Sifat Dzikir Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sesudah Shalat Wajib (Maktabah Mu’awiyah)

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 20.000,00
Rp 16.000
You save: IDR 4.000,00! (20.00%)

Product Description

Buku Sifat Dzikir Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sesudah Shalat Wajib

Abdul Hakim bin Amir Abdat, Penerbit Maktabah Mu’awiyah bin Abi Sufyan

Inilah buku dzikir yang lain daripada yang lain. Buku mungil yang sarat faidah. Di dalamnya berisi kaidah, contoh, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Penulis berkata, “Sebagian ikhwan telah bertanya kepada saya tentang dzikir-dzikir yang sunnah di baca sesudah shalat fardhu / wajib. Dan mereka pun telah meminta kepada saya supaya ditulis satu risalah khusus tentang sifat dzikir Nabi yang mulia sesudah shalat wajib yang dapat dimanfaatkan dan diamalkan sesudah shalat lima waktu oleh kaum muslimin untuk menghidupkan sunnah yang shahih. Maka dengan senang hati saya ijabahkan permintaan mereka dan sya tulislah satu risalah kecil yang saya beri nama Sifat Dzikir Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sesudah Shalat Wajib / Fardhu.”

Contoh dzikir sesudah shalat:

سُبْحَانَ اللهِ اَلْحَمْدُ لِلَّهِ اَللهُ أَكْبَرُ 

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ

(Subhanallah (33x), Alhamdulillah (33x), Allahu akbar (33 x) dan dilengkapi dengan bacaan dzikir, Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir)

Jika Anda ingin diampuni oleh Allah Azza wa Jalla, meski dengan dosa yang menumpuk bak gunung, maka selayaknya ia membaca dzikir di atas.

Dzikir adalah salah satu ibadah di dalam Islam, karena itu harus terdapat keterangannya dari Al-Qur’an dan As-Sunnah yang shahih. Apabila tidak tegak dalil ini, maka tidaklah dinamakan ibadah. Bacaan dzikir sesudah shalat fardhu ini ada yang merupakan istighfar, tasbih, tahmid, takbir, tahlil, dan bacaan surat atau ayat Al-Qur’an. Ketentuan dzikir kita bagi menjadi tiga (guna memudahkan pemahaman), pertama: yang tertentu dengan bilangan, waktu, tempat, dan sifatnya. Kedua: yang terikat dengan salah satu atau lebih dari ketentuan di atas. Ketentuan di atas wajib kita kerjakan sebagaimana yang telah ditentukan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam . Tidak boleh kita tambahi atau kurangi bilangannya atau dikerjakan di luar waktunya atau pada bukan tempatnya atau dengan sifat-sifat tertentu yang kita buat sendiri yang tidak ada contoh dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. 

Judul Buku : Sifat Dzikir Nabi Sesudah Shalat Wajib Fardhu
Penulis : Abdul Hakim bin Amir Abdat
Penerbit : Maktabah Mu’awiyah bin Abi Sufyan
Format Buku : Softcover
Dimensi Buku : tebal buku 91 halaman, ukuran buku 12 x 17.5 cm, berat buku packing +/- 150 gram