Buku Saku Wahai Ukhti … Mengapa Pakaianmu Masih Ketat? (Pustaka Ibnu Umar)

Buku Saku Wahai Ukhti … Mengapa Pakaianmu Masih Ketat? (Pustaka Ibnu Umar)

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 14.000,00
Rp 12.000
You save: IDR 2.000,00! (14.29%)

Product Description

Buku Saku Wahai Ukhti … Mengapa Pakaianmu Masih Ketat?

Abu Muhammad Ibnu Shalih bin Hasbullah, Pustaka Ibnu Umar

Hijab yang disyari’atkan bagi wanita ini adalah menutup seluruh tubuhnya, serta menutupi seluruh perhiasan yang dipakainya, dari penglihatan laki-laki lain (ajnabi). Hijab ini memiliki banyak kelebihan dan keutamaan serta memberikan perlindungan yang sekaligus menghindarkan dari kerusakan atau pelecehan terhadapnya.

Melihat banyaknya jilbab yang tabarruj, maka penulis ingin sekali ikut serta menjelaskan syarat-syarat pakaian yang sesuai syari’at bagi kaum wanita muslimah, berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Tabarruj adalah menampakkan perhiasan dan kemolekannya, atau menampakkan sesuatu yang wajib ditutupi yang akan merangsang syahwat laki-laki. Alah Ta’ala berfirman,

وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَىٰ

“Dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu.” (Surat Al-Ahzab: 33)

Sifat Jilbab Menurut Syari’at

Sifat-sifat yang harus dipenuhi dalam berhijab ialah, Pertama, Jilbab haruslah menutupi seluruh badan, kecuali wajah dan tangan (hal.32-36). Kedua, Jilbab haruslah menutupi seluruh badan, termasuk wajah dan dua telapak tangan (hal.37-40). Ketiga, Jilbab adalah pakaian yang longgar, yang tidak memperlihatkan bentuk tubuh, baik ketika berjalan maupun ketika duduk. Keempat, Tidak memakai wewangian, baik wewangian yang bersumber dari parfum ataupun dari bukhur (asap wangi). Hingga 9 poin yang bisa Anda tuntaskan secara rinci (pada hal.41-48). Tidak hanya membuat kaidah, melainkan penulis sisipkan dalil-dalil yang menopangnya. Agar jiwa merasa tentram dengannya dan mengusir seluruh kebimbangan dari hati seorang muslimah.

Jagalah Perhiasanmu!

Tubuhmu adalah sesuatu yang Allah Azza wa Jalla jadikan perhiasan yang lebih berharga dibandingkan dengan segala jenis intan permata dan mutiara. Engkau adalah perhiasan dunia yang terbaik, sebagaimana disabdakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

الدُّنْيَا مَتَاعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِهَا الْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ

“Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah.” (HR. Muslim)

Maka Allah berkehendak untuk melindungi diri muslimah sehingga tetap terjaga, suci lagi mulia. Hanya orang yang berhaklah yang dapat menikmatinya dengan akad yang bernama pernikahan. Agar menjadi sebaik-baik perhiasan dunia, maka tutupilah seluruh tubuhmu kecuali perhiasan yang boleh dinampakkan. Allah Ta’ala Berfirman,

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (Surat An-Nur: 31)

Judul Buku : Saku Wahai Ukhti … Mengapa Pakaianmu Masih Ketat?
Penulis : Abu Muhammad Ibnu Shalih bin Hasbullah
Penerbit : Pustaka Ibnu Umar
Format Buku : Softcover
Dimensi Buku : Ukuran: 15 x 10 cm, Berat: 100 gr, Tebal: 80 halaman