Buku Saku Panduan Praktis Shalat Berjama’ah Bagi Wanita (Pustaka Ibnu Umar)

Buku Saku Panduan Praktis Shalat Berjama’ah Bagi Wanita (Pustaka Ibnu Umar)

Beli Produk Ini

Rp 9.500

Product Description

Buku Saku Panduan Praktis Shalat Berjama’ah Bagi Wanita

Abu Malik Kamal bin as-Sayyid Salim, Fatawaa al-Lajnah ad-Da-imah, Syaikh Shalih al-Fauzan, Pustaka Ibnu Umar

Wanita adalah saudaranya pria, dalam hal shalat hampir tidak ada perbedaan di dalamnya. Namun, mengetahui fikihnya lebih baik daripada yang enggan untuk mempelajarinya. Inilah ringkasan hukum-hukum terkait shalat wanita. Buku yang menyajikan persoalan yang dinamik dan selalu update untuk dibahas. Sebab, dari hari ke hari semakin banyak saja orang yang berbondong-bondong untuk masuk ke dalam Islam. Allahu Akbar.

Shalat adalah perkara mendasar yang wajib diketahui oleh orang Islam. Setelah mempelajari syahadatain berikut konsekuensinya. Seorang muslimah dihadapkan kepada perkara shalat. Karena shalat perhitungannya di awal. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

” إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ العَبْدُ يَوْمَ القِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلَاتُهُ فَإِنْ صَلَحَتْ فَقَدْ أَفْلَحَ وَأَنْجَحَ وَإِنْ فَسَدَتْ فَقَدْ خَابَ وَخَسَرَ فَإِنِ انْتَقَصَ مِنْ فَرِيْضَتِهِ شَيْءٌ قَالَ الرَّبُّ تَبَارَكَ وَتَعَالَى : انَظَرُوْا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ ؟ فَيُكْمَلُ بِهَا مَا انْتَقَصَ مِنَ الفَرِيْضَةِ ثُمَّ يَكُوْنُ سَائِرُ عَمَلِهِ عَلَى ذَلِكَ ” . وَفِي رِوَايَةٍ : ” ثُمَّ الزَّكَاةُ مِثْلُ ذَلِكَ ثُمَّ تُؤْخَذُ الأَعْمَالُ حَسَبَ ذَلِكَ ” .

“Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari Kiamat adalah shalatnya. Apabila shalatnya baik, dia akan mendapatkan keberuntungan dan keselamatan. Apabila shalatnya rusak, dia akan menyesal dan merugi. Jika ada yang kurang dari shalat wajibnya, Allah Tabaraka wa Ta’ala  mengatakan, “Lihatlah apakah pada hamba tersebut memiliki amalan shalat sunnah?” Maka shalat sunnah tersebut akan menyempurnakan shalat wajibnya yang kurang. Begitu juga amalan lainnya seperti itu.” (HR. Abu Dawud, Ahmad, an-Nasa’i, Hakim, dan al-Baihaqi)

Etika Pergi Ke Masjid Bagi Wanita

Pertama, tidak memakai parfum dan perhiasan yang menimbulkan fitnah. Rasulullah bersabda, “Jika salah seorang dari kalian hendak hadir di masjid, maka janganlah ia memakai parfum.” (HR. Muslim dan an-Nasa’i). Kedua, berdzikir ketika keluar rumah dengan membaca doa yang disyariatkan. Ketiga, berangkat ke masjid dengan tenang, tidak tergopoh-gopoh. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا سَمِعْتُمُ الإِقَامَةَ فَامْشُوا إِلَى الصَّلاَةِ ، وَعَلَيْكُمْ بِالسَّكِينَةِ وَالْوَقَارِ وَلاَ تُسْرِعُوا ، فَمَا أَدْرَكْتُمْ فَصَلُّوا وَمَا فَاتَكُمْ فَأَتِمُّوا

“Jika kalian mendengar iqamah, maka berjalanlah menuju shalat. Namun bersikap tenang dan khusyuklah. Gerakan imam yang kalian dapati, ikutilah. Sedangkan yang luput dari kalian, sempurnakanlah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Keempat, Membaca doa masuk masjid. Dan etika-etika lainnya yang dapat Anda tuntaskan pada hal. 31-41.

Judul Buku : (Saku) Panduan Praktis Shalat Berjama’ah Bagi Wanita
Penulis : Abu Muhammad Ibnu Shalih bin Hasbullah
Penerbit : Pustaka Ibnu Umar
Format Buku : Softcover
Dimensi Buku : Ukuran buku saku 9 cm x 14 cm, tebal buku 64 halaman, berat buku 150 gram