Buku Saku Menikahi Bidadari (Pustaka Al-Inabah)

Buku Saku Menikahi Bidadari (Pustaka Al-Inabah)

Beli Produk Ini

Rp 11.000

Product Description

Buku Saku Menikahi Bidadari

Syaikh Mahmud Al-Mishri, Pustaka Al-Inabah

Bicara bidadari melambungkan angan seseorang, bagaimana tidak demikian … Allah menciptakan mereka berbeda dengan wanita di dunia. Buku yang terbilang kecil ini, memuat sifat-sifat para bidadari dan tentunya apa yang disebutkan di sini berdasarkan penjelasan para ulama bahwa hadits-hadits tentang bidadari penyebutannya semata-mata dalam rangka memudahkan pemahaman, adapun hakekatnya lebih indah dari yang kita bayangkan.

Cantik Pake Banget …

Bidadari tidak hanya berwajah putih, lebih dari itu, dia cantik jelita, karena seorang wanita bisa saja berkulit putih namun tidak cantik. Adapun bidadari, maka Allah berfirman tentang mereka, (artinya) “Di dalam Surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik.” (Surat Ar-Rahman: 70)

Maksudnya ialah berparas cantik jelita. Imam Alusi rahimahullah berkata, “Yakni bagus fisik dan akhlaknya.”

Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam terkait firman-Nya, “Seakan-akan bidadari itu permata Yakut dan Marjan.” (Surat Ar-Rahman: 58)

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seseorang dapat melihat pantulan wajahnya pada pipi bidadari, ia lebih mengkilap daripada kaca cermin.”

Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman, (artinya) “Dan ada bidadari-bidadari bermata jeli.” (Surat Al-Waqi’ah: 22)

Imam Muqatil rahimahullah berkata, “Di antara kecantikan wanita adalah kedua matanya yang lebar memanjang.”

Hidung bidadari cantik dan indah serta bersih dari ingus, kotoran dan keringat. Sebagaimana yang disinyalir dalam ayat-ayat Al-Qur’an.

Bagaimana dengan rambutnya? Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan, “Bahwa kepalanya tersatukan dua sifat elok yang sangat kontras, hingga melahirkan kecantikan dan kecerahan, keelokan serta keindahan pada wajahnya. Di samping wajahnya yang sangat putih sehingga seolah-olah matahari bersinar di sana, rambut kepalanya terlihat sangat hitam dan panjang, tidak ada uban dan keriting padanya, hitam legam bagaikan malam yang gelap.”

Bagaimana dengan aroma tubuhnya? Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seandainya salah seorang wanita penghuni Surga melongok ke bumi, niscaya aromanya akan memenuhi antara langit dan bumi.”

Selain itu, para bidadari tidak mengenal rasa marah, jengkel, dan tidak merasa kufur kepada suami, sebagaimana mereka berkata, “Kami adalah wanita-wanita yang selalu ridha, kami tidak pernah marah.”

Dan kita sudahi pembicaraan ini dengan firman Allah Ta’ala,

لَمْ يَطْمِثْهُنَّ إِنسٌ قَبْلَهُمْ وَلَا جَآنٌّ

“Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin.” (Surat Ar-Rahman: 74)

Judul Buku : Saku Menikahi Bidadari
Penulis : Syaikh Mahmud Al-Mishri
Penerbit : Pustaka Al-Inabah
Format Buku : Softcover
Dimensi Buku : ukuran buku saku 10.5 x 15 cm, tebal buku 65 halaman, berat buku packing +/- 150 gram