Buku Saku Memahami Aqidah Ahlus Sunnah dalam 1 Jam (Pustaka Al-Inabah)

Buku Saku Memahami Aqidah Ahlus Sunnah dalam 1 Jam (Pustaka Al-Inabah)

Beli Produk Ini

Rp 8.000

Product Description

Buku Saku Memahami Aqidah Ahlus Sunnah dalam 1 Jam

Izzudin Karimi Abu Khair, Pustaka Al-Inabah

Aqidah dalam agama merupakan hal pokok yang tidak bisa ditawar, karena ia merupakan kunci bagi seseorang untuk masuk ke dalam Islam dan sebagai dasar diterimanya amal shalih di sisi Allah. Aqidah yang benar akan memperbaiki amal dan rusaknya aqidah akan merusak amal yang dilakukan. Berangkat dari hal tersebut, sangat penting bagi setiap muslim untuk mengetahui aqidah yang benar, karena dengannya dia akan menemui Rabbnya kelak, dan dengannya pula nasibnya akan ditentukan, apakah dia termasuk dalam golongan yang selamat ataukah golongan yang celaka?!?

Buku kecil ini berusaha memberikan informasi kepada setiap muslim dan muslimah tentang dasar-dasar aqidah Ahlussunnah yang merupakan satu-satunya aqidah yang benar. Penulis hanya merangkum dari tulisan para ulama di bidang ini. Karena sifat buku ini adalah rangkuman atau intisari, maka penulis tidak akan menjelaskan secara panjang lebar, demi menjaga keringkasan tulisan ini.

Aqidah Ahlus Sunnah Tentang Al-Qur’an

Ahlus Sunnah beriman kepada Al-Qur’an yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ahlus Sunnah meyakini bahwasanya lafazh dan makna Al-Qur’an berasal dari kalam Allah bukan makhluk, karena kalam merupakan sifat Allah dan sifat Allah bukan makhluk.

Ahlus Sunnah meyakini bahwa Allah yang menjaga keutuhan Al-Qur’an dari segala bentuk penyimpangan, sebagaimana yang Allah Ta’ala firmankan,

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al-Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (Surat Al-Hijr: 9)

Syirik Di Mata Ahlus Sunnah

Ahlus Sunnah memberikan definisi syirik adalah menyamakan Allah Ta’ala dengan selain-Nya dalam salah satu sifat uluhiyah. Syirik merupakan dosa dan kezaliman  paling besar. Sehingga pelakunya tidak akan diampuni bila dia mati dalam keadaan belum bertaubat darinya. Syirik membatalkan amal shalih serta menyebabkan pelakunya masuk dan kekal di dalam Neraka. Allah Azza wa Jalla berfirman,

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَىٰ إِثْمًا عَظِيمًا

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (Surat An-Nisaa’: 48)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang mati dalam keadaan tidak berbuat syirik pada Allah dengan sesuatu apa pun, maka ia akan masuk Surga. Barangsiapa yang mati dalam keadaan berbuat syirik pada Allah, maka ia akan masuk Neraka.” (HR. Muslim)

Judul Buku : (Saku) Memahami Aqidah Ahlus Sunnah dalam 1 Jam
Penulis : Izzudin Karimi Abu Khair
Penerbit : Pustaka Al-Inabah
Format Buku : Softcover
Dimensi Buku : Ukuran: 14 x 9 cm, Berat: 100 gr, Tebal:60 halaman