Buku Saku Matan dan Terjemah Hadits Arbain An-Nawawi (Darul Haq)

Buku Saku Matan dan Terjemah Hadits Arbain An-Nawawi (Darul Haq)

Beli Produk Ini

Rp 9.000

Product Description

Buku Saku Matan dan Terjemah Hadits Arbain An-Nawawi

Al-Imam Muhyiddin An-Nawawi, Penerbit Darul Haq

Buku yang berisikan empat puluh hadits ini populer di tengah masyarakat kita. Apalagi melihat isinya yang memang dibutuhkan oleh setiap muslim dan muslimah. Bahkan, kitab (buku) ini dijadikan materi dasar menghafal hadits bagi pemula di sebagian pondok pesantren. Buku ini ditulis oleh Imam Abu Zakariyya Yahya bin Sharf An-Nawawi rahimahullah yang sangat produktif dalam menghasilkan karya tulis. Sebut saja Syarh Shahih Muslim dan Riyadhus Shalihin --dua kitab yang sama-sama manfaatnya di dunia Islam.

Hadits ini di awali dengan hadits niat dari Umar bin Khathab radhiyallahu ‘anhu yang kesohor penyebutannya dalam mukadimah kitab-kitab para ulama. Hikmahnya ialah mereka ingin mengingatkan penulis dan pembacanya agar senantiasa mengikhlaskan niatnya dalam segala hal. Dilanjut dengan hadits yang populer dengan nama Hadits Jibril. Di mana saat itu Malaikat Jibril ‘alaihissalam berubah bentuk dan menjelma menjadi seorang manusia berbaju putih, berambut hitam, tidak tampak bekas safar lalu menanyakan beberapa pertanyaan agama. Subhanallah … ternyata penjelmaan beliau dalam rangka mengajari kaum muslimin. Sebagaimana ucapan Rasulullah, 

فَإِنَّهُ جِبْرِيْلُ أَتَاكُمْ يُعَلِّمُكُمْ دِيْنَكُمْ

“Dia adalah Jibril yang mengajarkan kalian tentang agama kalian.”

Dan memasuki hadits ke-6. Dari Abu Abdullah An-Nu’man bin Basyir radhiyallahu ‘anhu dia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

إِنَّ الحَلاَلَ بَيِّنٌ وَإِنَّ الَحرَامَ بَيِّنٌ وَبَيْنَهُمَا أُمُوْرٌ مُشْتَبِهَاتٌ لاَ يَعْلَمُهُنَّ كَثِيْرٌ مِنَ النَّاسِ فَمَنِ اتَّقَى الشُّبُهَاتِ فَقَدِ اسْتَبْرَأَ لِدِيْنِهِ وَعِرْضِهِ وَمَنْ وَقَعَ فِي الشُّبُهَاتِ وَقَعَ فِي الحَرَامِ كَالرَّاعِي يَرْعَى حَوْلَ الحِمَى يُوْشِكُ أَنْ يَرْتَعَ فِيْهِ أَلاَّ وِإِنَّ لِكُلِّ مَلِكٍ حِمًى أَلاَ وَإِنَّ حِمَى اللهِ مَحَارِمُهُ أَلَا وَإِنَّ فِي الجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلُحَتْ صَلُحَ الجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الجَسَدُ كُلُّهُ أَلَا وَهِيَ القَلْبُ

“Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram juga jelas, dan di antara keduanya ada hal-hal yang samar (syubhat) yang tidak diketahui oleh banyak orang, barangsiapa menjauhi yang syubhat, maka berarti dia telah membersihkan agama dan kehormatannya, barangsiapa terjatuh ke dalam syubhat, maka dia telah terjatuh ke dalam yang haram, seperti seorang pengembala yang menggembala di sekitar daerah larangan, dia bisa terperosok ke dalamnya. Ingatlah bahwa setiap raja memiliki daerah larangan dan ingatlah bahwa daerah larangan Allah adalah hal-hal yang diharamkan-Nya. Ingatlah sesungguhnya di dalam jasad itu ada segumpal daging, apabila ia baik, maka baiklah seluruh jasadnya, dan apabila ia rusak maka rusaklah seluruh jasadnya. Ingatlah ia adalah jantung (biasa diterjemahkan dengan Hati).” Hadits riwayat Bukhari dan Muslim.

Judul Buku : Saku Matan Dan Terjemah Hadits Arbain An-Nawawi
Penulis : Al-Imam Muhyiddin An-Nawawi
Penerbit : Darul Haq
Format Buku : Softcover
Dimensi Buku : tebal buku 67 halaman, ukuran buku 10 x 14.5 cm, berat buku 150 gram