Buku (Saku) Manusia Paling Bahagia di Bulan Ramadhan Siapa dan Bagaimana? (Pustaka Ibnu Umar)

Buku (Saku) Manusia Paling Bahagia di Bulan Ramadhan Siapa dan Bagaimana? (Pustaka Ibnu Umar)

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 14.000,00
Rp 11.200
You save: IDR 2.800,00! (20.00%)

Product Description

Buku Manusia Paling Bahagia di Bulan Ramadhan Siapa dan Bagaimana?

‘Abdurrahman Al-Yahya, Pustaka Ibnu ‘Umar

Dimasukkan ke dalam Surga dan dibebaskan dari Neraka termasuk hal yang diidam-idamkan setiap muslim dan hal tersebut termasuk kebahagiaan yang didamba. Maukah Anda menjadi orang bahagia di bulan suci nan mulia? Jika itu perintah Allah dan Rasul-Nya, mengapa kita tidak bersegera menghasungnya? Inilah sekelumit faidah dari kalam ulama yang disajikan ulang oleh salah satu penuntut ilmu dengan tema yang banyak dicari. Mari viralkan bahagia di bulan Ramadhan. Viral di atas langit dan bukan viral di sisi manusia!

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ لِلَّهِ عِنْدَ كُلِّ فِطْرٍ عُتَقَاءَ

“Sesungguhnya Allah memiliki hamba-hamba yang dibebaskan dari Neraka pada setiap buka puasa.”

Dalam sabdanya shallallahu ‘alaihi wa sallam yang lain disebutkan,

إِنَّ لِلَّهِ عُتَقَاءَ فِي كُلِّ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ، لِكُلِّ عَبْدٍ مِنْهُمْ دَعْوَةٌ مُسْتَجَابَةٌ

“Sesungguhnya Allah memiliki hamba-hamba yang dibebaskan dari Neraka pada setiap hari dan malam. Setiap hamba dari mereka memiliki doa yang mustajabah (baca: pasti dikabulkan).”

Dua hadits yang mencerminkan kebahagiaan bagi penyandangnya. Dan pada sesi ini Anda diajak untuk menyelami samudra hikmah dari puasa Ramadhan, sebab-sebab yang mesti ditempuh di dalam meraihnya dan penghalang-penghalang yang sepatutnya diwaspadai bagi mereka yang mencari kebahagiaan. 

Inilah salah satu tuntunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang mulia,

مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِى أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ

“Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta malah mengamalkannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan.”

Dalam kesempatan lainnya Rasulullah mengingatkan, “Puasa bukanlah hanya menahan makan dan minum saja. Akan tetapi, puasa adalah dengan menahan diri dari perkataan laghwu (sia-sia) dan rafats (keji yang mengundang birahi). Apabila ada seseorang yang mencelamu atau berbuat usil padamu, katakanlah padanya, “Aku sedang puasa, aku sedang puasa.”

Jadilah yang Beruntung!

Apabila hari-hari dan malam-malam Ramadhan telah berlalu, maka ada manusia yang beruntung dan ada pula yang merugi. Di antara mereka ada yang puasa dan shalat malam (Tarawih), dan Allah Subhanahu wa Ta’ala melihat kebaikan padanya. Maka pahalanya adalah ampunan Allah bagi dosa-dosanya yang telah lalu. Ia keluar pada hari raya seperti hari dilahirkan oleh ibunya. Ia keluar dengan lembaran hidup yang baru, hati yang putih cemerlang, dan pakaian yang baru. Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan pakaian cahaya pada wajahnya. Dan seterusnya ….

Judul Buku : Manusia Paling Bahagia di Bulan Ramadhan Siapa dan Bagaimana?
Penulis : ‘Abdurrahman al-Yahya
Penerbit : Pustaka Ibnu Umar
Format Buku : Softcover
Dimensi Buku : tebal buku 64 halaman, ukuran buku 10,5 x 15 cm, berat buku packing +/- 100 gram