Buku Saku Jujur Awal Kebahagiaan, Dusta Awal Kebinasaan (Penerbit Darul Haq)

Buku Saku Jujur Awal Kebahagiaan, Dusta Awal Kebinasaan (Penerbit Darul Haq)

Beli Produk Ini

Rp 9.000

Product Description

Buku Saku Jujur Awal Kebahagiaan, Dusta Awal Kebinasaan

Syaikh Abdullah bin Jarullah Al-Jarullah, Penerbit Darul Falah

Dua hal yang berseberangan; jujur dan dusta. Yang pertama membawa kebaikan dan mengantarkan pelakunya ke Surga, sedangkan yang kedua membawa kepada keburukan dan mengantarkan ke negeri penuh derita yakni Neraka!!! Inilah buku mungil yang coba dipersembahkan oleh penulisnya untuk mengingatkan kaum muslimin yang kadang terlena dan sudah menjadi kewajiban bagi muslim yang satu dengan yang lainya, agar gemar memberikan nasehat tanpa diminta. 

13 poin digeber secara menakjubkan di sini, dimulai dari dampak positif jujur dan dampak negatif dusta dan diakhiri dengan penjelasan tentang dusta yang diperbolehkan. Mengapa orang gemar berdusta? Bisa jadi ini jawabannya: Dusta merupakan penyakit lisan yang buruk, penyakit rohani yang bila tidak segera diobati, maka ia akan menyeret pelakunya ke dalam Neraka; seburuk-buruk tempat kembali.

Bila kejujuran merupakan syiar orang beriman, maka kedustaan merupakan tanda-tanda orang munafik. Allah Ta’ala berfirman,

إِذَا جَاءَكَ الْمُنَافِقُونَ قَالُوا نَشْهَدُ إِنَّكَ لَرَسُولُ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ إِنَّكَ لَرَسُولُهُ وَاللَّهُ يَشْهَدُ إِنَّ الْمُنَافِقِينَ لَكَاذِبُونَ

“Apabila orang-orang munafik datang kepadamu, mereka berkata: “Kami mengakui, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul Allah.” Dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul-Nya; dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya orang-orang munafik itu benar-benar orang pendusta.” (Surat Al-Munafiqun:1)

Di antara penyimpangan yang jelas dan mewabah di masyarakat adalah penggunaan dusta dalam perkataan dan perbuatan, dalam jual beli, dalam perjanjian dan kesepakatan. Banyak kalangan yang meremehkannya, hingga anak-anak tumbuh di atasnya dan orang-orang dewasa pun tidak lagi merasa bersalah bila berdusta. Perkara dusta adalah perkara berbahaya, karena ia menyeret pelakunya ke dalam Neraka.

Buah Kejujuran

Kejujuran memiliki buah-buah yang baik yang dipetik oleh orang-orang yang jujur, di antaranya: Pertama, ketenangan hati dan ketentraman jiwa, karena Rasulullah bersabda, “Kejujuran adalah ketenangan.” Kedua, keberkahan dalam usaha dan tambahan kebaikan. Ketiga, meraih derajat para syuhada’. Keempat, keselamatan dari hal-hal yang tidak diharapkan. (Selengkapnya hal. 47-49)

Mari kita pungkasi review kita kali ini dengan mengutip firman Allah Ta’ala,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ

“Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar.” (Surat At-Taubah: 119)

Judul Buku : (Saku) Jujur Awal Kebahagiaan Dusta Awal Kebinasaan
Penulis : Syaikh Abdullah bin Jarullah Al-Jarullah
Penerbit : Darul Haq
Format Buku : Softcover
Dimensi Buku : tebal buku 84 halaman, ukuran buku 9.5 x 14.5 cm, berat buku packing +/- 150 gram