Buku Saku Dzikir Pagi dan Petang (Pustaka Arafah)

Buku Saku Dzikir Pagi dan Petang (Pustaka Arafah)

Beli Produk Ini

Rp 5.000

Product Description

Buku Saku Dzikir Pagi dan Petang (Dilengkapi Doa & Dzikir Seusai Shalat Fardhu)

Syaikh Sa’id bin Ali bin Wahf al-Qahthani, Pustaka Arafah

Wirid harian banyak sekali jumlahnya dan Anda bisa memilihnya kapan saja, di antara keutamaan yang sudah terhidang tiap pagi dan petang adalah adzkar (dzikir-dzikir) ini. Dan banyak para ulama yang menyusunnya dalam bentuk buku kecil (saku) semisal buku yang ada di tangan Anda ini.

Buku kumpulan doa lengkap adalah salah satu best seller di tengah-tengah kaum muslimin. Bagaimana tidak, karena doa adalah senjatanya kaum mukminin. Bagaimana bisa ia akan beraktifitas tanpa senjata di sisinya. Manusia tiap hari akan berjumpa dengan triliyunan aktifitas; ada yang menguntungkan dan ada yang merugikan (menyedihkan) baik untuk dunia maupun akhiratnya. Seorang yang kokoh akidahnya, maka ia tidak melupakan Allah begitu saja. Without Allah, I’m Nothing (Tanpa Allah, Aku bukan siapa-siapa), itulah slogan yang semestinya kita pegang. Buku saku ini menghadirkan kumpulan dzikir pagi dan petang berikut dzikir seusai shalat fardhu, praktis dibawa kemana saja. Sudahkah Anda memilikinya?

Keutamaan dzikir tak terhitung banyaknya baik di dalam al-Qur’an maupun as-Sunnah ash-Shahihah. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam dua ayat yang berbeda surat, yang pertama pada permulaan surat setelah al-Baqarah,

وَاذْكُرْ رَبَّكَ كَثِيرًا وَسَبِّحْ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِ.

“Dan berdzikirlah kepada Rabb-mu sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah pada petang dan pagi hari.” (Surat Ali Imran: 41)

Dan yang kedua pada akhir surat sebelum memasuki Juz 30,

وَاذْكُرِ اسْمَ رَبِّكَ بُكْرَةً وَأَصِيلًا.

“Dan berdzikirlah (dengan menyebut) nama Rabb-mu pada pagi dan petang.” (Surat al-Insan: 25)

Berdzikir termasuk kebiasaan orang-orang shalih zaman dahulu, dan terdapat teladan dari masa keemasan tersebut. Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman,

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا.

“Sesungguhnya telah ada suri teladan yang baik bagimu pada (diri) Rasulullah itu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat serta banyak berdzikir kepada Allah.” (Surat al-Ahzab: 21)

Bahkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam termasuk teladan number wahid dalam hal ini, sebagaimana diceritakan Ibunda Aisyah radhiyallahu ‘anha,

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَذْكُرُ اللهَ عَلَى كُلِّ أَحْيَانِهِ

Adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu mengingat Allah dalam setiap keadaannya.” (HR. Muslim, Abu Dawud, dan at-Tirmidzi)

Dan menjadilah pribadi yang utama lagi dibanggakan Rasulullah, beliau bersabda, “al-Mufarridun telah mendahului.” Para sahabat berkata, “Siapa al-Mufarridun wahai Rasulullah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kaum laki-laki dan perempuan yang banyak berdzikir kepada Allah.” (HR. Muslim)

Judul Buku : (Saku) Dzikir Pagi Dan Petang
Penulis : Sa’id bin Ali bin Wahf Al-Qahthani
Penerbit : Pustaka Arafah
Format Buku : Softcover
Dimensi Buku : Tebal buku 56 halaman, ukuran buku 9 x 12.5 cm, berat buku 150 gram