Buku Saku Amalan Di Malam & Hari Jum’at (Pustaka Ibnu Umar)

Buku Saku Amalan Di Malam & Hari Jum’at (Pustaka Ibnu Umar)

Beli Produk Ini

Rp 9.500

Product Description

Buku Saku Amalan Di Malam & Hari Jum’at

Kompilasi Para Ulama, Pustaka Ibnu Umar

Hari Jum’at termasuk id pekanan bagi kaum muslimin setelah dua hari raya besar. Dan pada hari Jum’at terpajang banyak sekali penawaran pahala. Ada amalan sunnah ini dan amalan sunnah itu. Tinggal kitanya, mau tidak mengambilnya … buku yang berjumlah 64 halaman ini mengupas tuntas perihal Jum’at (mulai dari adab hingga fikih bab Shalat Jum’at).

Hari Jum’at merupakan hari yang agung di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ada satu surat khusus dalam al-Qur’an yang menjelaskan hukum shalat Jum’at, yakni surat al-Jumu’ah. Di dalam hadits pun dijelaskan keutamaan dan amal-amal yang rutin dilakukan pada hari tersebut. Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ أُدْخِلَ الْجَنَّةَ وَفِيهِ أُخْرِجَ مِنْهَا وَلاَ تَقُومُ السَّاعَةُ إِلاَّ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ

“Hari yang baik saat terbitnya matahari adalah hari Jum’at. Hari tersebut adalah hari diciptakannya Adam, hari ketika Adam dimasukkan ke dalam surga dan hari ketika Adam dikeluarkan dari Surga. Hari kiamat tidaklah terjadi kecuali pada hari Jum’at.”  (HR. Muslim)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya mereka (Yahudi) tidak iri hati kepada kita atas sesuatu sebagaimana keirian mereka kepada kita karena hari Jum’at, di mana kita diberi hidayah oleh Allah untuk menerima hari Jum’at, sedangkan mereka tersesat, (dan iri) karena kiblat, yang mana kita diberi hidayah untuk menerimanya, sedangkan mereka tersesat, dan (iri) atas ucapan kita di belakang imam; “Aamiin.” (Shahih Targhib wa Tarhib)

Sungguh, Allah telah memberikan keistimewaan kepada kaum muslimin dengan hari Jum’at, karena Dia Azza wa Jalla menjadikannya sebagai hari raya tiap pekan. Allah pun telah memerintahkan kaum muslimin untuk shalat Jum’at, khutbah di dalamnya, dan memerintahkan kaum muslimin untuk mendatanginya agar hati mereka menyatu. Shalat Jum’at mengandung hikmah untuk mempersatukan kaum muslimin dalam kalimat yang sama, untuk mengerti keadaaan mereka, memperingatkan kelalaian sebagian orang di antara mereka, dan untuk mengembalikan orang-orang yang kebingungan di antara mereka. Dan ini dilakukan setelah sepekan penuh mereka bekerja dan berusaha. Setelah ada seruan Jum’at, Allah haramkan mereka untuk disibukkan dengan urusan dunia, atau setiap perkara yang mengalihkan perhatian mereka dari shalat Jum’at.

Ancaman bagi yang Sering Meninggalkan Shalat Jum’at

Meninggalkan shalat Jum’at ialah dosa besar dan tidak sepantasnya bagi kaum muslimin untuk meninggalkannya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَيَنْتَهِيَنَّ أَقْوَامٌ عَنْ وَدْعِهِمُ الْجُمُعَاتِ أَوْ لَيَخْتِمَنَّ اللَّهُ عَلَى قُلُوبِهِمْ ثُمَّ لَيَكُونُنَّ مِنَ الْغَافِلِينَ

“Hendaklah orang yang suka meninggalkan shalat jumat menghentikan perbuatannya. Atau jika tidak Allah akan menutup hati-hati mereka, kemudian mereka benar-benar akan tergolong ke dalam orang-orang yang lalai.” (HR. Muslim)

Judul Buku : Saku Amalan Di Malam Dan Hari Jum’at
Penulis : Abu Muhammad Ibnu Shalih Bin Hasbullah
Penerbit : Pustaka Ibnu Umar
Format Buku : Softcover
Dimensi Buku : Ukuran buku saku 9 cm x 14 cm, tebal buku 64 halaman, berat buku 150 gram