Buku Saku Akibat Makanan yang Haram! (Pustaka Ibnu Umar)

Buku Saku Akibat Makanan yang Haram! (Pustaka Ibnu Umar)

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 95.000,00
Rp 9.500
You save: IDR 85.500,00! (90.00%)

Product Description

Buku Saku Akibat Makanan yang Haram!

Abdullah bin Sa’ad al-Faalih, Pustaka Ibnu Umar

Sebagaimana Islam telah mengatur ibadah, demikian pula ia mengatur muamalah. Dalam fiqih Islam terdapat bagian ibadah, dan bagian muamalah. Di kedua bagian itu para fuqaha (ahli fiqih) menjelaskan halal dan haram, apa yang disyari’atkan dan apa yang dilarang. Pada bagian ibadah terdapat perintah dan larangan, janji dan ancaman. Demikian pula pada bagian muamalah terdapat halal dan haram, akibat yang ditimbulkannnya berupa pahala yang besar di akhirat, dan akibat yang ditimbukannya berupa ancaman yang sangat keras.

Sungguh, Allah Ta’ala telah menganjurkan untuk mencari penghasilan yang mubah dan menjadikannya bagian dari agama, sebagaimana firman-Nya,

يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا ۖ إِنِّي بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ

“Hai Rasul-Rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang saleh. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Surat al-Mu’minun: 51)

Buku yang ada di tangan pembaca ini bukan sembarang buku, melainkan padanya terdapat faidah yang besar bagi siapa yang mengambilnya. Penulisnya berkata, “Tatkala saya melihat segolongan dari mereka (orang awam maupun para pembuat tipu daya dari kalangan terpelajar*_red), saya memandang perlu menulis kajian ringkas dan mudah dengan izin Allah untuk menjelaskan dampak-dampak memakan makanan yang haram dan efek buruknya di dunia dan akhirat. Saya akan menyebutkan sebagian putusan dan siasat mereka, selanjutnya bagaimana cara membebaskan diri dari harta haram bagi siapa yang hatinya diberi Allah cahaya dan diberi taufik untuk taubat nasuha. Ini adalah tema yang panjang dan lautan yang luas, tapi saya lebih memilih keringkasan agar mudah dicetak dan dibaca, Mudah-mudahan itu menjadi penjera dan penghardik bagi siapa yang memiliki sisa keimanan dan seberkas cahaya bashariyyah untuk melihat hakikat.”

Contoh Kehati-Hatian Salafus Shalih Terhadap Harta

Lihatlah para Nabi, para sahabat, dan para ulama setelah masa mereka, maka akan kita dapati pelajaran-pelajaran berharga dari orang-orang shalih di zamannya. Bagaimanakah muamalah mereka bersama harta yang ada di sisi mereka. Inilah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam teladan kita, bagaimana beliau tidak bisa tidur dan gelisah, hingga salah satu istrinya bertanya, “Engkau gelisah malam ini, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Saya mendapatkan sebutir Kurma di sampingku lalu saya memakannya, sedangkan di sisi kami terdapat Kurma sedekah, maka saya khawatir bila sebutir Kurma tadi berasal darinya.” (HR. Ahmad)

Juga, lihatlah Abu Bakr radhiyallahu ‘anhu yang rela memuntahkan makanan yang dihadiahkan kepadanya lantaran ia mengetahui bahwa hadiah yang ia terima berasal dari penghasilan dukun yang dilakukan saudaranya di masa jahiliyah. Dan kita akhiri dengan untaian nasehat dari Sa’ad bin Abi Waqqash, “Tidaklah saya mengangkat satu suap ke mulutku melainkan saya dalam keadaan mengetahui dari manakah datangnya dan dari manakah keluarnya.” Subhanallah ...

Judul Buku : Saku Akibat Makanan yang Haram
Penerbit : Pustaka Ibnu Umar
Penulis : Abdullah bin Sa’ad al-Faalih
Format Buku : Softcover
Dimensi Buku : Ukuran buku saku 9 cm x 14 cm, tebal buku 64 halaman, berat buku 150 gram