Buku Saku 40 Cara Jitu Merubah ‘Masalah’ Menjadi Anugerah (Pustaka Ibnu Umar)

Buku Saku 40 Cara Jitu Merubah ‘Masalah’ Menjadi Anugerah (Pustaka Ibnu Umar)

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 14.000,00
Rp 12.000
You save: IDR 2.000,00! (14.29%)

Product Description

Buku Saku 40 Cara Jitu Merubah ‘Masalah’ Menjadi Anugerah

Abdul Malik al-Qasim, Pustaka Ibnu Umar

Ketika Musibah menimpa seseorang, maka solusi pertama untuk mengatasinya adalah istirjaa’ dengan mengucapkan, “Innaalillahi wa inna ilaihi raaji’uun (Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya kami kembali).” Istirja’ merupakan adab nabawi yang agung. Ia dapat mendatangkan ketentraman dan ketenangan jiwa. Renungkanlah keadaan Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha. Ia beristirja’ ketika Abu Salamah meninggal, lalu Allah menggantikannya, karena musibahnya itu, dan memuliakannya dengan dinikahi oleh Nabi. Adakalanya ganti tersebut diberikan di dunia, adakalanya diberikan di akhirat, atau di dunia dan di akhirat sekaligus.

Mencari Bahagia

Di dunia ini setiap orang mencari kebahagiaan. Semuanya menuju kepadanya, baik muslim maupun kafir, baik orang berbakti maupun orang durhaka. Allah Ta’ala berfirman tentang orang-orang kafir dan kebahagiaan yang mereka cari,

وَقَالُوا كُونُوا هُودًا أَوْ نَصَارَىٰ تَهْتَدُوا ۗ قُلْ بَلْ مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا ۖ وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

“Dan mereka berkata: “Hendaklah kamu menjadi penganut agama Yahudi atau Nasrani, niscaya kamu mendapat petunjuk.” Katakanlah: “Tidak, melainkan (kami mengikuti) agama Ibrahim yang lurus. Dan bukanlah dia (Ibrahim) dari golongan orang musyrik.” (Surat al-Baqarah: 135)

Mereka menyeru demikian karena mereka menyangka bahwa siapa yang mengikuti Yahudi dan Nasrani, maka dia mendapatkan petunjuk dan berbahagia. Bahkan, hewan-hewan pun mencari kebahagiaan. Jika ia terkena panas matahari pada siang hari yang terik, ia meninggalkan tempatnya dan mencari pohon atau di dinding agar berbahagia dengan  bernaung di bawahnya.

Buku tipis nan kecil ini memuat faidah berharga seputar tips-tips untuk move on (baca: semangat dari keterpurukan akibat tertimpa musibah). Ditulis oleh penulis kenamaan di bidangnya dan beliau terkenal pandai memilih padanan kata. Oleh karena itu, dalam beberapa menit ke depan, tentunya Anda telah menyelesaikan risalah ini. Besar harapan kami bila Anda berkenan membagikannya kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat sekitar, guna tersebarnya manfaat yang begitu banyak.

Memperbanyak Dzikir Kepada Allah

Di antara faktor yang dapat melapangkan dada dan menghilangkan kesusahan, terutama pada saat musibah menimpa adalah memperbanyak dzikir kepada Allah Azza wa Jalla di setiap waktu, karena dzikir memiliki pengaruh yang mengagumkan dalam melapangkan dan menentramkan hati. Allah Ta’ala berfirman,

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Surat ar-Ra’d: 28)

Judul Buku : (Saku) 40 Cara Jitu Merubah ‘Masalah’ Menjadi Anugerah
Penulis : Abdul Malik al-Qasim
Penerbit : Pustaka Ibnu Umar
Format Buku : Softcover
Dimensi Buku : Ukuran buku saku 10.5 x 15 cm, tebal buku 96 halaman, berat buku 150 gram