Buku Ringkasan Syarah Kitab Tauhid (Pustaka Al-Haura)

Buku Ringkasan Syarah Kitab Tauhid (Pustaka Al-Haura)

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 175.000,00
Rp 140.000
You save: IDR 35.000,00! (20.00%)

Product Description

Buku Ringkasan Syarah Kitab Tauhid

Shalih bin Fauzan Al-Fauzan, Pustaka Al-Haura

Kitab Tauhid berhasil menjadi rebutan para pemerhati kebaikan, terbukti dengan banyak syarah tentangnya. Sebut saja Fathul Majid yang disusun oleh cucu beliau sendiri yang bernama Syaikh Abdurrahman bin Hasan, lalu sebut saja Qaulus Sadid karya dari guru Syaikh Ibnu Utsaimin, yakni Syaikh Abdurrahman As-Sa’di hingga Ulama Yaman pun mensyarahnya; Qaulul Mufid fi Adilatit Tauhid karya Syaikh Muhammad Al-Wushabi (murid senior dari Syaikh Muqbil). Subhanallah!

Dan kali ini, simaklah ringkasan yang coba diunggah oleh guru kita Syaikh Shalih Al-Fauzan. Beliau dikenal produktif dalam menerbitkan karya tulis. Di antara karya tulis beliau: Mulakhash Fiqh, Kitab Tauhid, Naqdu Kitabil Halaal wal Haraam fil Islam, Irsyad ila Shahihih I’tiqad, dan Min ‘Alam Mujaddidin fil Islam. Dan beruntungnya kita, karena karya-karya tersebut sebagiannya sudah dialihbahasakan ke dalam bahasa Indonesia.

Pentingnya Tauhid

Tauhid adalah asas dakwah para Nabi dan Rasul, tidak ada Nabi dan Rasul yang diutus melainkan menyeru kepadanya. Dalam bab awal, penulis memaparkan tauhid dengan membawakan kalam mualif (penyusun kitab Tauhid yakni Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab) yakni surat Adz-Dzariyat: 56). Lalu Syaikh Shalih Al-Fauzan menjelaskan makna per ayat, makna secara umum, kaitan ayat dengan bab (dan pada bab awal ini diberi judul Kitab Tauhid), dan pensyarah mengakhiri syarahnya dengan untaian beberapa faidah.

Rasulullah Tanggal Gigi Taringnya!. Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dilukai wajahnya pada hari perang Uhud sehingga pecah gigi taringnya, maka beliau bersabda, “Bagaimana akan beruntung suatu kaum yang melukai Nabinya?” Lalu turunlah ayat,

لَيْسَ لَكَ مِنَ ٱلْأَمْرِ شَىْءٌ أَوْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ أَوْ يُعَذِّبَهُمْ فَإِنَّهُمْ ظَٰلِمُونَ

“Tak ada sedikitpun campur tanganmu dalam urusan mereka itu atau Allah menerima taubat mereka, atau mengazab mereka karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang zalim.” (Surat Ali Imran: 128)

Hadits riwayat Bukhari dan Muslim

Makna Hadits Secara Global: Anas mengabarkan musibah yang menimpa Rasulullah di perang Uhud yang dilakukan oleh kaum musyrikin, melukai dua bagian yang mulia dari jasad mulia beliau, lalu seolah beliau sudah tidak memiliki harapan akan keselamatan Quraisy. Karena itu turunlah ayat di atas. Maknanya ialah; Penentuan semua urusan dan nasib para hamba berada di tangan Allah Subhanahu wa Ta’ala, adapun Engkau (ya Muhammad) maka tetaplah menjalankan tugas dakwahmu.

Judul Buku : Ringkasan Syarah Kitab Tauhid
Penulis : Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan
Penerbit : Pustaka Al-Haura
Format Buku : Softcover
Dimensi Buku : isi 672 halaman, dimensi 16 cm x 24 cm, berat 1,1 Kg