Buku Pesan-Pesan Rasulullah Menjelang Wafat (Darul Haq)

Buku Pesan-Pesan Rasulullah Menjelang Wafat (Darul Haq)

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 25.000,00
Rp 20.000
You save: IDR 5.000,00! (20.00%)

Product Description

Buku Pesan-Pesan Rasulullah Menjelang Wafat

Dr. Sa’id bin Ali bin Wahf Al-Qahthani, Penerbit Darul Haq

Membaca sirah nabawiyah atau sejarah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membawa kesan yang mendalam. Apalagi saat menyaksikan momen-momen yang berharga, darinya kita berkaca. Buku yang ada di hadapan pembaca memaparkan sejarah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam secara singkat, khususnya detik-detik menjelang wafatnya beliau. 

Buku ini disusun oleh murid dari Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah yang populer dengan karya tulis bertema wirid dan doa yakni Hisnul Muslim yang diterjemahkan menjadi Perisai Seorang Muslim (Tuntunan Doa Lengkap Sehari-Hari). Dengan gaya bahasa penulisan beliau yang mengalir, memudahkan siapa saja untuk mengambil faidah darinya. 

Sebaik-baik amalan beliau dan amal-amal shalih yang menutup (kehidupan) beliau. Apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengerjakan suatu amalan, maka beliau konsisten dan melanggengkanya, oleh karena itu beliau bersabda, “Sesungguhnya amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan yang pelakunya terus menerus melakukannya meski sedikit.”

Detik-Detik Hancurnya Hati Kaum Muslimin Karena Kehilangan Beliau. Kaum muslimin harus menahan isak tangis, saat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 

إِنَّ اللَّهَ خَيَّرَ عَبْدًا بَيْنَ الدُّنْيَا وَبَيْنَ مَا عِنْدَهُ فَاخْتَارَ ذَلِكَ الْعَبْدُ مَا عِنْدَ اللَّهِ

“Sesungguhnya Allah telah memberikan pilihan kepada seorang hamba-Nya untuk memilih dunia atau memilih apa yang ada di sisi Allah, lalu hamba tersebut memilih apa yang ada pada Allah.”

Ini adalah tanda bahwa beliau akan meninggalkan umatnya. Siapakah yang pertama kali tahu indikasi ini? Ya, dialah Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu. Sahabat dekat beliau, hingga andaikan jika dibolehkan memiliki khalil (kekasih), niscaya Abu Bakar telah dijadikan khalil oleh Rasulullah. 

Peringatan Keras Rasulullah atas Sunnah Orang-orang Musyrik zaman dahulu! Saat sedang merasakan perihnya sakarat, beliau masih sempat bersabda, 

أَلَا وَإِنَّ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ كَانُوا يَتَّخِذُونَ قُبُورَ أَنْبِيَائِهِمْ وَصَالِحِيهِمْ مَسَاجِدَ، فَلَا تَتَّخِذُوا الْقُبُورَ مَسَاجِدَ

“Ketahuilah sesungguhnya orang-orang sebelum kalian telah menjadikan kuburan para Nabi dan orang-orang shalih sebagai masjid, maka jangan kalian menjadikan kuburan-kuburan sebagai masjid!”

Inilah istifham al-inkari (kalimat retoris) yang bermakna larangan dan bukan berarti pembolehan.

Wasiat Penting dan Utama. Saat merasakan pedihnya sakarat, beliau masih sempat bertanya, 

أَصَلَّى النَّاسُ؟ فَقَالُوْا: لَا هُمْ يَنْتَظِرُونَكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ

“Apakah mereka telah melaksanakan shalat?” Para Sahabat menjawab, “Belum. Mereka masih menunggu engkau, wahai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam!” 

Judul Buku : Pesan-Pesan Rasulullah Menjelang Wafat
Penulis : Dr. Sa’id bin Ali bin Wahf Al-Qahthani
Penerbit : Darul Haq
Format Buku : Softcover
Dimensi Buku : tebal buku 200 halaman, ukuran buku 12.5 x 17.5 cm, berat buku packing +/- 300 gram