Buku Mudah Memahami Ilmu Nahwu untuk Pemula (Adz-Dzahabi)

Buku Mudah Memahami Ilmu Nahwu untuk Pemula (Adz-Dzahabi)

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 25.000,00
Rp 20.000
You save: IDR 5.000,00! (20.00%)

Product Description

Buku Mudah Memahami Ilmu Nahwu untuk Pemula

Ibrahim Abu Kaysa, penerbit Adz-Dzahabi

Bahasa Arab merupakan bahasa dunia, menurut sebagian kalangan. Karena jika istilah ini dipopulerkan, sudah barang tentu akan menjadi polemik yang berkepanjangan (ada yang pro dan ada yang kontra). Oleh karena itu, kaum muslimin ialah yang jauh dari hal-hal yang tidak bermanfaat, khususnya perdebatan. Meski tidak diakui “dunia”, bahasa Arab tetap di hati kaum beriman. Mengapa demikian? Sebab Al-Qur’an dan Al-Hadits keduanya menggunakan pengantar berbahasa Arab. Jika seseorang ingin mahir dalam menguasai keduanya, maka tidak lain, caranya ialah dengan memahami bahasa Arab.

Berapa banyak karya tulis yang disusun dalam bidang ini. Sebut saja Al Muyassar fil Ilmi Nahwi karya Ustadz A. Zakariya, lalu Al Mukhtarot karya dari Ustadz Aunur Rofiq, syarah Durus Lughah, dan termasuk buku yang ada di hadapan pembaca ini yang disusun oleh Ustadz Ibrahim dan yang mana buku ini diberi mukadimah oleh Ustadz Agus Suaidi. Belajar bahasa Arab itu mudah dan menyenangkan. Buku ini membantu Anda untuk lebih mudah memahami kaidah-kaidah dasar ilmu Nahwu. Disusun dengan sistematis sesuai urutan Matan Ajjurumiyah.

Siapakah pioner dalam ilmu Nahwu ini? menurut pendapat yang populer, bahwasanya orang yang pertama kali meletakkan kaidah ilmu Nahwu adalah Abul Aswad Ad Dualiy atas perintah Amirul Mukminin saat itu yakni Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu. Lantas, bagaimanakah hukum mempelajarinya? Hukum mempelajarinya adalah fardhu kifayah, artinya apabila ada orang yang telah mempelajarinya maka gugur kewajibannya atas yang lain. Namun terkadang menjadi fardhu ‘ain bagi setiap orang yang ingin menafsirkan Al Qur’an. Masuk di sini para penuntut ilmu.

Allah Subhanahu wa Ta’ala tegaskan bahwa Al Quran turun dengan bahasa Arab, meski di sana ada terjemah sesuai dengan negeri masing-masing, tetap dikatakan bahwa Al Quran berbahasa Arab. Inilah keutamaan Al Quran yang tidak bisa ditambah dan dikurangi. Adapun terjemah sifatnya hanyalah sarana pengantar untuk memahami Al Quran, oleh sebab itu tidak dikenal Al Quran dengan lafaz dari daerah tertentu layaknya yang sudah terjadi pada kitab samawi sebelumnya yang telah berubah bahasanya,

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

“Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.” (Surat Yusuf: 2)

Allah Ta’ala berhak memilih manakah bahasa yang layak untuk Kitab-Nya, dan seorang hamba hanyalah menerima ketentuan dan tidak berhak mengkritik, 

وَرَبُّكَ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ وَيَخْتَارُ مَا كَانَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ

“Tuhanmu menciptakan apa saja yang Dia kehendaki dan Dia memilih (sesuai yang Dia kehendaki). Mereka tidak bisa menentukan pilihan.” (Surat Al Qashas: 68)

Judul Buku : Mudah Memahami Ilmu Nahwu Untuk Pemula
Penulis : Ibrahim Abu Kaysa
Penerbit : Adz-Dzahabi
Format Buku : Softcover
Dimensi Buku : tebal buku 120 halaman, dimensi 14,5 cm x 20,5 cm, berat 250 gram