Buku Mendulang Pahala Pasca Kematian (Pustaka Al-Inabah)

Buku Mendulang Pahala Pasca Kematian (Pustaka Al-Inabah)

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 44.000,00
Rp 35.200
You save: IDR 8.800,00! (20.00%)

Product Description

Buku Mendulang Pahala Pasca Kematian

Abu Anas Muhammad bin Husain Sulaiman, Penerbit Pustaka Al-Inabah

Bisa dipastikan bahwa ada banyak hal yang bermanfaat bagi mayit sesudah kematiannya, bahkan sejak sakaratul mautnya. Ini berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Talqinlah calon mayit kalian dengan Laa ilaaha illallah.” Hal ini pasti bermanfaat untuknya. Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan agar mayit dimandikan, dikafani, dan dishalatkan, pastinya perkara-perkara ini bermanfaat untuk mayit. Tak seorangpun yang menentangnya. Tetapi dengan catatan ia harus sejalan dengan sunnah yang shahih. Karena itu, penulis berupaya mengumpulkan hal-hal yang bermanfaat bagi mayit berupa doa, ibadah-ibadah, amal-amal sunnah, bacaan Al-Qur’an, dan lainnya yang dilakukan oleh wali mayit dan para kerabatnya. Juga, pendapat ahli ilmu terhadapnya: apa yang sampai kepada mayit dan apa yang tidak sampai. Untuk menambah faidah, buku ini dilengkapi dengan kumpulan fatwa dari Lajnah Da’imah (Lembaga Komite Fatwa ulama Saudi).

Tiga Amalan yang Tak Terputus! Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang shalih.”

Hal ini menunjukkan bahwa setiap muslim hendaknya memperbanyak amal shalih sebelum ia meninggal dunia. Selain itu, adanya sebab berupa karunia Allah berupa tiga amalan tambahan sebagaimana redaksi hadits di atas. Kemudian, adanya doa dari kaum muslimin kepada mayit saat shalat jenazah dan selainnya dari perkara-perkara yang disunnahkan. Seorang muslim yang baik, hendaknya mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, sebelum ajal itu datang dan merenggut nyawanya, 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Surat Al-Hasyr: 18)

Dan satu ayat yang membuat hati bergetar lantaran membacanya,

قُلْ إِنَّ الْمَوْتَ الَّذِي تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُ مُلَاقِيكُمْ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

“Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (Surat Al-Jumu’ah: 8)

Judul Buku : Mendulang Pahala Pasca Kematian
Penulis : Samr Binti Muhammad Al-Jum’an
Penerbit : Pustaka Al-Inabah
Format Buku : Softcover
Dimensi Buku : Tebal halaman 227 halaman, ukuran buku 16 cm x 24 cm, berat buku 400 gram