Buku Menanti Buah Hati & Hadiah untuk yang Dinanti (Maktabah Mu’awiyah bin Abi Sufyan)

Buku Menanti Buah Hati & Hadiah untuk yang Dinanti (Maktabah Mu’awiyah bin Abi Sufyan)

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 100.000,00
Rp 80.000
You save: IDR 20.000,00! (20.00%)

Product Description

Buku Menanti Buah Hati & Hadiah untuk yang Dinanti

Abdul Hakim bin Amir Abdat, Penerbit Maktabah Mu’awiyah bin Abi Sufyan

Kehadiran buah hati sangat dinanti-nanti oleh pasutri, oleh karenanya banyak persiapan yang dilakukan untuk menyambutnya. Judul buku ini Menanti Buah Hati terambil dari sebuah hadits hasan sebagaimana akan datang pasal keenam; Anak merupakan Buah Hati Orang Tua.

Buku ini membahas tentang masalah anak dan hukum-hukumnya dari mulai masih di dalam kandungan sampai lahir dan seterusnya berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah yang suci lagi shahih. Penulis maksudkan agar kita memiliki ilmu tentang masalah anak dan hukum-hukumnya kemudian mengamalkannya sesuai syari’at Islam yang dibawa oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, apalagi di dalam masalah pendidikan terhadap anak. Di mana pada zaman ini sebagian besar kaum muslimin sangat melalaikan tentang masalah anak dan hukum-hukumnya serta pendidikannya kecuali taqlid buta kepada kaum kuffar di barat dan di timur, mengamalkan berbagai macam kesyirikan dan bid’ah, khurafat dan takhayul dan selainnya.

Sunnah-Sunnah yang Selayaknya Anda Ketahui

Islam tidak mengalpakan sesuatu, dalam bab lahiran saja terdapat ketentuan yang indah. Apa sajakah itu? Anjuran mentahnik. Dari Aisyah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ يُؤْتَى بِالصِّبْيَانِ فَيُبَرِّكُ عَلَيْهِمْ وَيُحَنِّكُهُمْ.

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam didatangkan anak kecil, lalu beliau mendoakan mereka dan mentahnik mereka.” (HR. Muslim)

Anjuran untuk mengakikahi anak. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كُلُّ غُلاَمٍ رَهِينَةٌ بِعَقِيقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ سَابِعِهِ وَيُحْلَقُ وَيُسَمَّى

“Setiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya, disembelihkan untuknya pada hari ketujuh, digundul rambutnya dan diberi nama.” (HR. Abu Dawud, An-Nasa’i, Ibnu Majah, dan Ahmad)

Anjuran untuk memberi nama yang baik, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ أَحَبَّ أَسْمَائِكُمْ إِلَى اللَّهِ عَبْدُ اللَّهِ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ

“Sesungguhnya nama kalian yang paling dicintai di sisi Allah adalah ‘Abdullah dan ‘Abdurrahman.” (HR. Muslim)

Beberapa Faidah: 1). Tafsir ayat 187 surat Al-Baqarah; Salah satu hikmah dari jima’ ialah mencari anak sebagaimana ditafsirkan para shahabat dan tabi’in. 2). Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah membatalkan segala urusan jahiliyah. 3). Salah satu dosa besar adalah membunuh anak karena takut miskin. 4). Kewajiban berlaku baik terhadap anak-anak perempuan dan keutamaannya. Dan penulis paparkan faidah-faidah lainnya di bagian akhir buku ini.

Judul Buku : Buku Menanti Buah Hati dan Hadiah untuk yang Dinanti
Penulis : Abdul Hakim bin Amir Abdat
Penerbit : Maktabah Muawiyah bin Abi Sufyan
Format Buku : Hardcover
Dimensi Buku : isi 438 halaman, dimensi 24.5 cm x 16.3 cm, berat 1,1 Kg