Buku Kubur yang Menanti (Pustaka Ibnu Katsir)

Buku Kubur yang Menanti (Pustaka Ibnu Katsir)

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 25.000,00
Rp 20.000
You save: IDR 5.000,00! (20.00%)

Product Description

Buku Kubur yang Menanti

Asyraf bin ‘Abdirrahim, Penerbit Pustaka Ibnu Katsir

Para ulama Ahlus Sunnah wal Jama’ah beriman kepada siksa dan nikmat kubur, yang mana keduanya termasuk iman kepada perkara yang ghaib. Maka mereka mengimani segala hal yang dikabarkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan hal tersebut adalah shahih, maka semuanya wajib dibenarkan, baik dapat disaksikan dengan panca indera kita atau tidak, difahami dengan akal kita atau tidak. Di antara keimanan kepada perkara yang ghaib adalah beriman kepada hari Akhir dan beriman kepada siksa kubur, nikmatnya, fitnahnya dan keadaan-keadaannya. Allah Azza wa Jalla berfirman, 

وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالْآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ

“Dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al-Qur’an) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.” (Surat Al-Baqarah: 4)

Inilah buku yang mengupas tuntas seputar alam kubur. Membacanya membutuhkan keimanan. Sebab yang kita kenali saat ini ialah perkara ghaib yang jelas tidak kasat mata. Seribu video dilukiskan untuk menggambarkan alam kubur tetap tidak akan bisa. Mirip pun tidak. Sama sekali tidak! Buku ini diberi rekomendasi oleh Syaikh Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali hafizahullah (salah seorang ulama pemegang jarh wa ta’dil abad ini, menurut sebagian ulama). Buku ini memuat tiga bab yang penting: Pertama, aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah tentang kubur (terdiri dari 28 bahasan). Kedua, sebab-sebab yang menjadikan penghuni kubur diazab (terdiri dari 6 bahasan). Dan ketiga, sebab-sebab yang menyelamatkan seseorang dari siksa kubur (terdiri dari 7 bahasan). Dan di akhir bahasan terdapat pengingat dengan tema: Jalan Menuju Keselamatan dari Kesengsaraan di Dunia dan Kesempitan di Dalam Kubur.

Ahlus Sunnah wal Jamaah mengimani bahwa kubur adalah persinggahan pertama alam akhirat. Jika seorang hamba selamat darinya, maka alam yang berikutnya akan dilalui dengan lebih mudah olehnya. Dan jika dia tidak selamat, maka alam berikutnya akan dialami lebih sulit lagi, hal ini sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sesungguhnya kubur adalah persinggahan pertama dari (persinggahan-persinggahan) akhirat. Bila seseorang selamat dari (keburukan)nya, maka setelahnya lebih mudah darinya; bila seseorang tidak selamat dari (keburukan)nya, maka setelahnya lebih berat darinya.”

Judul Buku : Kubur yang Menanti
Penulis : Asyraf Bin Abdirrahim
Penerbit : Pustaka Ibnu Katsir
Format Buku : Softcover
Dimensi Buku : tebal buku 207 Halaman, dimensi 12.5 x 17.5 cm , berat 400 gram