Buku Kaya Harta & Hati (Maghfirah Pustaka)

Buku Kaya Harta & Hati (Maghfirah Pustaka)

Beli Produk Ini

Old Price: IDR 35.000,00
Rp 28.000
You save: IDR 7.000,00! (20.00%)

Product Description

Buku Kaya Harta & Hati

Buku Kaya Harta & Hati-Seringkali kita mendefinisikan kaya itu demikian dan miskin itu demikian. Ternyata pemahaman kita itu diselisihi oleh Rasulullah -penghulu umat ini-. Persis seperti hadits berikut:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata padaku, “Wahai Abu Dzar, apakah engkau memandang bahwa banyaknya harta itulah yang disebut kaya (ghani)?” “Betul,” jawab Abu Dzar. Beliau bertanya lagi, “Apakah engkau memandang bahwa sedikitnya harta itu berarti fakir?” “Betul,” Abu Dzar menjawab dengan jawaban serupa. Lantas beliau pun bersabda, “Sesungguhnya yang namanya kaya (ghani) adalah kayanya hati (hati yang selalu merasa cukup). Sedangkan fakir adalah fakirnya hati (hati yang selalu merasa tidak puas).” (HR. Ibnu Hibban)

Tentu Anda ingin mengetahui penjabaran dari hadits di atas. Kami kutipkan artikel “Kaya Hati, Itulah Kaya Senyatanya” dari al-Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal. Beliau berkata, (mengutip perkataannnya Ibnu Bathal) “Hakikat kekayaan sebenarnya bukanlah dengan banyaknya harta. Karena begitu banyak orang yang diluaskan rizki berupa harta oleh Allah, namun ia tidak pernah merasa puas dengan apa yang diberi. Orang seperti ini selalu berusaha keras untuk menambah dan terus menambah harta. Ia pun tidak peduli dari manakah harta tersebut ia peroleh. Orang semacam inilah yang seakan-akan begitu fakir karena usaha kerasnya untuk terus menerus memuaskan dirinya dengan harta. Perlu di

camkan baik-baik bawa hakikat kekayaan yang sebenarnya adalah kaya hati (hati yang selalu ghani, selalu merasa cukup). Orang yang kaya hati inilah yang selalu merasa cukup dengan apa yang diberi, selalu merasa qana’ah (puas) dengan yang diperoleh dan selalu ridha atas ketentuan Allah. Orang semacam ini tidak begitu tamak untuk menambah harta dan ia tidak seperti orang yang tidak pernah letih untuk terus menambahnya. Kondisi orang semacam inilah yang disebut ghani (yaitu kaya yang sebenarnya).”

Sebab-Sebab Yang Mendatangkan Rizki

Di antaranya: Takwa kepada Allah, Selalu mensyukuri nikmat-Nya, Berbakti kepada orang tua dan menyambung silaturahim, menyambung haji dan umrah, … dan masih banyak lagi.

Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

تَابِعُوا بين الحجِّ والعمرةِ ، فإنَّهما ينفيانِ الفقرَ والذنوبَ ، كما يَنفي الكيرُ خَبَثَ الحديدِ والذهبِ والفضةِ ، وليس للحجةِ المبرورةِ ثوابٌ إلا الجنةُ

“Iringilah ibadah haji dengan (memperbanyak) ibadah umrah (berikutnya), karena sesungguhnya keduanya dapat menghilangkan kefakiran dan dosa-dosa sebagaimana alat peniup besi panas menghilangkan karat pada besi, emas dan perak. Dan tidak ada (balasan) bagi (pelaku) haji yang mabrur melainkan Surga.” [Hadits ini dikeluarkan oleh Imam at-Tirmidzi (810), dan an-Nasa’i (5/115), dan Ahmad (6/185)]

Buku Kaya Harta & Hati : Tips Menjadi Kaya Selamanya  

Penulis:DR. Sa'd Abdul Azhim

Penerbit:Maghfirah Pustaka

Softcover, isi 192 halaman